Ibu berusaha tolong putrinya, namun nyawa anak-beranak itu melayang terkena aliran listrik

id berita padang,berita sumbar,listrik

Ibu berusaha tolong putrinya, namun nyawa anak-beranak itu melayang terkena aliran listrik

Ilustrasi tersengat listrik. (Antarasumbar/ANTARANEWS/Ardika)

Korban atas nama Melfi Susanti (34) dan anak perempuannya Gloreza umur 11 tahun dengan alamat Simpang Gadut RT 001 RW 005 No. 23 Kelurahan Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang,
Padang (ANTARA) - Seorang ibu dan satu orang anaknya tewas tersengat listrik di Simpang Gadut, Lubuk Kilangan Kota Padang, Sumatera Barat, diduga terkena aliran arus yang berasal dari terkelupasnya kabel di rumahnya.

Dari keterangan tertulis yang disampaikan Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Lija Nesmon di Padang, Rabu, mengatakan peristiwa yang membuat heboh warga itu terjadi pada Selasa (03/07) sekitar pukul 09.30 WIB.

"Korban atas nama Melfi Susanti (34) dan anak perempuannya Gloreza umur 11 tahun dengan alamat Simpang Gadut RT 001 RW 005 No. 23 Kelurahan Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang," kata dia.

Ia menjelaskan, kejadian berawal sekira pukul saat saksi atas nama Gustina akan melaksanakan shalat Dhuha terdengar suara teriakan minta tolong dari korban Gloreza di gang depan rumahnya.

"Selanjutnya saksi beserta korban Melfi berusaha menolong, sang ibu berusaha menarik anaknya, sedangkan saksi berusaha mencari pertolongan dengan meminta tolong kepada warga sekitar," kata dia.

Beberapa warga berusaha menolong dengan menyingkirkan kabel saluran internet yang dipegang korban dengan menggunakan kayu, pada saat itu posisi kedua korban tertelungkup di tanah.

"Petugas PLN juga didatangkan untuk memutus aliran listrik yang diduga berasal dari kabel yang terkelupas hingga ikut mengalir ke kabel saluran internet," kata dia.

Kedua korban kemudian dibawa ke Semen Padang Hospital untuk dilakukan visum luar dengan menggunakan ambulan RSUD Lubuk Sikaping yang kebetulan sedang melewati lokasi kejadian.

Dari hasil olah TKP ditemukan gulungan kabel Indihome di gang tempat lokasi kejadian dan langsung diamankan oleh Piket Reskrim Polsek Lubuk Kilangan.

"Pada pukul 10.30 WIB Dokter jaga SPH menyatakan bahwa kedua korban sudah meninggal dunia dan dimakamkan di pemakaman keluarga," kata dia.

Atas permintaan suami dan ayah korban, tidak dilakukan visum luar maupun visum dalam dengan membuat surat pernyataan.

Foto:

Ilustrasi tersengat listrik (ANTARANEWS/Ardika)
Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar