Kodim Pariaman rangkul pemerintah nagari dan tokoh adat edukasi warga gunakan masker

id kodim pariaman,penggunaan masker,berita pariaman,pariaman terkini,berita sumbar,sumbar terkini,Titan Jatmiko

Kodim Pariaman rangkul pemerintah nagari dan tokoh adat edukasi warga gunakan masker

Dandim 0308/Pariaman Letkol Czi Titan Jatmiko. (ANTARA/Aadiaat M. S.)

Pariaman, (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 0308/Pariaman, Sumatera Barat merangkul pemerintahan desa dan nagari serta tokoh adat di wilayah itu untuk mengedukasi penggunaan masker kepada masyarakat guna meminimalkan penyebaran COVID-19.

"Saya secara berkelanjutan terus memerintahkan Babinsa dan Danramil untuk merangkul pemerintah desa, nagari dan niniak mamak (tokoh adat)," kata Dandim 0308/Pariaman Letkol Czi Titan Jatmiko di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan dengan kegiatan yang dilakukan tersebut maka diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker.

"Hendaknya masyarakat memakai masker itu bukan karena takut didenda atau sanksi namun harusnya menjadi kedisiplinan dari masyarakat itu sendiri," katanya.

Dengan masyarakat sadar akan pentingnya menggunakan masker, lanjutnya maka tidak saja mendukung pemerintah dalam menerapkan tatanan normal baru namun juga menjaga diri dan keluarganya agar tidak terpapar COVID-19.

Ia menyampaikan pihaknya setiap saat terus menyosialisasikan terkait penggunaan masker kepada seluruh lapisan masyarakat di daerah itu agar penyebaran COVID-19 dapat ditekan.

"Kami bersama Polisi dan pihak terkait mendatangi masyarakat di tempat keramaian untuk mengedukasi agar masyarakat mau menggunakan masker," ujarnya.

Bahkan pada Jumat (11/9) TNI dan Polres Pariaman membagikan ribuan masker kepada warga dan pengendara di daerah itu.

Ia menambahkan hal tersebut merupakan sinergitas TNI, Polri dan pihak lainnya di daerah itu dalam hal menangani COVID-19.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Syahrul mengatakan untuk mengatasi sesak nafas saat menggunakan masker dapat dilakukan dengan membukanya sesaat.

"Kan dapat dibuka sebentar, tapi lokasinya membukanya harus jauh dari keramaian," ujarnya.

Namun untuk membuka masker tersebut tangan harus steril baik dengan cara dicuci dengan sabun dan air mengalir maupun menggunakan hand sanitizer. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar