200 liter disinfektan disemprotkan di rusunawa, TPAS dan PDIKM Padang Panjang

id penyemprotan disinfektan,pencegahan corona,padang panjang

200 liter disinfektan disemprotkan di rusunawa, TPAS dan PDIKM Padang Panjang

Penyemprotan disinfektan di PDIKM Padang Panjang. (ANTARA/HO-Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang (ANTARA) - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Virus Corona (PPVC) Padang Panjang, Sumatera Barat bersama PMI, personel TNI setempat melakukan langkah antisipasi pencegahan penyebaran virus corona dengan penyemprotan cairan disinfektan ke beberapa titik.

Pada Rabu(25/3), sebanyak 200 liter cairan disinfektan disemprotkan di rusunawa, TPAS Sungai Andok dan objek wisata Pusat Dokumentasi Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM).

"Mudah-mudahan dengan penyemprotan ini bisa membantu mengantisipasi penyebaran virus corona di Padang Panjang," kata Ketua PMI Padang Panjang Novi Hendri.

Direncanakan, penyemprotan disinfektan kembali dilakukan esok hari dengan sasaran sekolah-sekolah dan perkantoran.

Sementara di lokasi lain penyemprotan juga dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang dan TK Aisyiyah.

Di lokasi tersebut penyemprotan dilakukan oleh Satgas PPVC dengan anggota dari TNI dan kepolisian, PMI, Satpol PP Damkar serta unsur lainnya.

Sembari melakukan pemyemprotan, tim selalu menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, perbanyak makan makanan yang mengandung vitamin sehingga terjaga imun tubuh.

Sejak merebaknya virus corona di Indonesia, pemerintah setempat sudah melakukan berbagai upaya sosialisasi untuk memberikan pengetahuan pada masyarakat mengenai virus tersebut dan upaya pencegahannya.

Langkah pencegahan secara langsung juga dilakukan dengan cara menyemprotkan disinfektan ke fasilitas umum, permukiman warga, jalan dan lainnya serta layanan pusat panggilan bagi warga yang ingin melaporkan atau membutuhkan layanan.

Ketua Harian Satgas PPVC Padang Panjang Marwilis menyampaikan apresiasi pada pihak yang telah membantu dalam sosialisasi dan penyemprotan disinfektan mencegah penyebaran virus tersebut.

"Kami juga berterima kasih kepada pihak yang sudah membantu menyediakan disinfektan karena tentu tidak semua memiliki bahan dan peralatannya," katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menuruti imbauan pemerintah supaya menjaga jarak, menjauhi kerumunan, tetap di rumah saja dan mencuci tangan pakai sabun.

Selain itu pengurus masjid dan mushala diminta sering membersihkan karpet ibadah dan warga diminta membawa sajadah dari rumah jika menunaikan salat berjamaah di masjid.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar