Pengembangan perumahan, investasi terbanyak di Pariaman

id investasi pariaman,pengembangan perumahan,pariaman

Pengembangan perumahan, investasi terbanyak di Pariaman

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pariaman, Sumbar Alfian Harun. (Antara/Aadiaat M. S.)

​​​​​​​Pariaman (ANTARA) - Realisasi investasi di Kota Pariaman, Sumatera Barat pada 2019 mencapai Rp23 miliar, naik sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya.

"Semua investasi itu berasal dari pengembang perumahan yang lokasinya tersebar di Pariaman," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Pariaman Alfian Harun di Pariaman, Senin.

Ia mengatakan pada tahun sebelumnya investasi di Kota Pariaman juga berasal dari pengembang perumahan atau tidak ada dari sektor lainnya.

Ia menyampaikan pihaknya terus berupaya agar investasi di Kota Pariaman meningkat terutama pembangunan hotel yang representatif tujuannya untuk menunjang pariwisata.

Hal tersebut, lanjutnya karena selama ini wisatawan yang berkunjung ke Pariaman banyak yang tidak menginap di daerah itu namun ke daerah tertangga.

"Permasalahannya itu karena lahan di Pariaman merupakan tanah ulayat yang proses pengurusannya panjang," katanya.

Ia mengatakan telah banyak investor yang tertarik berinvestasi di Pariaman namun hingga saat ini belum terealisasi.

Sebelumnya Pemerintah Kota Pariaman sedang menyusun aturan terkait penggunaan tanah ulayat untuk lokasi investasi.

"Banyak tanah ulayat di Pariaman yang kosong dan tertinggal yang dapat dimanfaatkan untuk investasi," kata Wali Kota Pariaman Genius Umar di Pariaman.

Setidaknya ada sekitar seribu hektare lahan terlantar di Pariaman yang merupakan tanah ulayat dan potensial untuk investasi.

Ia mengatakan untuk menyusun aturan tersebut pihaknya harus membuat kesepakatan dengan warga atau dengan tokoh adat setempat.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar