Sepuluh hari jelang 17 Agustus, belum terlihat aktivitas Paskibraka di Solok Selatan

id Paskibraka

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). (ANTARA News/Hendrina Dian Kandipi)

Padang Aro, (ANTARA) - Sepuluh hari menjelang upacara HUT ke-74 Republik Indonesia belum terlihat aktivitas Paskibraka di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Solok Selatan Novrizondi Padang Aro, Rabu, mengatakansebetulnya pasukan Paskibrakadi kabupaten itu sudah dilakukan seleksi pada 2 Maret 2019 dan sudah ditunjuk sebanyak 67 orang berdasarkan hasil seleksi.

"Mereka yang terpilih mulai masuk asrama dan latihan pada Jumat (9/8) di halaman Kantor Bupati," katanya.

Pelatih Paskibraka dilibatkan unsur kepolisian, TNI, Pol PP dan Kesehatan dan mereka akan dikukuhkan pada Kamis (15/8).

Dia mengatakan untuk pelatihan Paskibraka pihaknya terkendala dengan keterbatasan anggaran dimana tahun ini hanya dialokasikan sekitar Rp300 juta.

Kepala seksi Pemuda Mulyadi menambahkan, proses latihan sudah sesuai dengan jadwal dan mereka fokus berlatih selama satu minggu.

"Biasanya latihan Paskibraka juga 10 hari dan tahun ini mereka akan bertugas sampai 18 Agustus," katanya.

Ia menyebutkan dengan anggaran Rp300 juta memang menjadi kendala tersendiri bagi penyelenggara karena untuk seragam saja sudah habis sekitar Rp110 juta.

Selain itu juga biaya penginapan peserta sejak Jumat 9/8 hingga Minggu 18/8 serta makan dan pudingnya.

"Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mempersiapkanPaskibraka untuk HUT RI ke-74 di Solok Selatan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar