"Swiss Van Sumatera" di Solok Selatan

id Camintoran ,Destinasi Wisata Solok Selatan,Swiss Van Sumatera,Abdul Rahman

Pengunjung Camintoran berfoto di taman bunga yang bertuliskan nama lokasi tersebut. (ist)

Padang Aro (ANTARA) - Wakil Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat,Abdul Rahman mengatakan karena keindahan dan udaranya yang sejuk masyarakat memberi julukan destinasi wisata Camintoran "Swiss Van Sumatera".

"Kawasan Camintoran berada di ketinggian 1.230 Mdpl dan dekat dengan Gunung Kerinci serta alamnya sangan indah sehingga banyak masyarakat yang berkunjung walaupun pembangunannya belum siap dan mereka menjulukinya Swiss Van Sumatera," katanya saat meninjau destinasi Camintoran bersama perwakilan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kamis.

Ia menjelaskan awalnya Camintoran hanya lahan tidur bekas Hak Guna Usaha (HGU) kebun teh Golden Arm kemudian dikelola oleh kelompok masyarakat dan diberikan pada pemda untuk dikembangkan.

Setelah diberikan pada Pemda, katanya, rencana pengembangan awal hanya untuk kawasan perkemahan tetapi karena indah makanya Pemda mengajukan proposal ke Kemendes dan pada 2018 dan dibantu Rp1,4 miliar untuk membangun wahana wisata dan pondok wisata.

Setelah mulai pembangunan, katanya, keindahannya terlihat sehingga banyak pihak yang ingin membantu pembangunan camintoran seperti jalan, jembatan, listrik, air bersih termasuk penambahan wahana wisata.

"Perusahaan di Solok Selatan juga sudah mulai menyalurkan bantuan dari CSR mereka," katanya.

Dia mengatakan, walaupun lokasinya belum siap tetapi sudah banyak masyarakat yang datang berkunjung ke Camintoran baik lokal maupun dari nasional.

"Bahkan usai lebaran banyak yang datang tetapi karena belum siap dan takut membahayakan pengunjung pemerintah terpaksa menutupnya sehingga banyak yang komplain," ujarnya.

Tahun ini ada pembangunan jalan bantuan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp8 miliar dan juga pemasangan jaringan listrik sepanjang empat kilometer dari APBD.

"Kami akan terus membenahi dan membangun Camintoran yang melibatkan masyarakat," katanya.

Pejabat Fungsional pada Direktorat Jendral PDT Rifmayulis mengatakan dari 10 kabupaten yang diberikan bantuan pada 2018 pada subdit pariwisata kemendes PDT, Solok Selatan menjadi yang terbaik.

"Solok Selatan menjadi yang terbaik karena mereka juga mengalokasikan anggaran dari APBD," ujarnya.

Dia berharap, apa yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat setempat.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar