Padang Panjang target kunjungan 660 ribu wisatawan

id Target kunjungan wisata,Padang Panjang,Dinas Pariwisata Padang Panjang

Peserta mengikuti fesyen show di pematang sawah, pada Festival Baju "Saisuak", di Desa Wisata Kubu Gadang, Padangpanjang, Sumatera Barat, Minggu (24/2/2019). Peragaan busana pakaian Minang zaman dulu tersebut dalam rangka memeriahkan Pasar Digital Kubu Gadang sekaligus mengenalkan kembali tradisi berpakaian Minangkabau tempo dulu. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menargetkan 660.000 kunjungan wisatawan ke daerah berjuluk Serambi Mekah itu selama 2019.

"Tahun 2018 ada 590 ribu kunjungan. Setiap tahun tentu ada peningkatan target kunjungan wisatawan," kata Kepala Dinas Pariwisata Padang Panjang Hendri Fauzan di Padang Panjang, Kamis.

Ia menyebutkan sejumlah agenda sudah disiapkan untuk menarik kunjungan wisatawan termasuk beberapa agenda nasional di mana Padang Panjang ditunjuk sebagai tuan rumah.

"Dalam waktu dekat dijadwalkan Juli 2019 ada kegiatan Kemah Budaya Nusantara. Padang Panjang dipercaya sebagai tuan rumah menyuguhkan pengalaman kepramukaan bagi anak-anak yang hadir," katanya.

Kemudian acara Minangkabau Silek Heritage sebagai ajang promosi silat dilaksanakan pada 30 Agustus sampai 6 September 2019, Festival Budaya Minangkabau dilaksanakan selama satu minggu menyambut tahun baru Hijriah.

Selanjutnya even yang pertama kali digelar di Padang Panjang yaitu Lomba Lintas Alam Nusantara pada pekan ke tiga September 2019 bagi para pencinta alam yang dilaksanakan bekerja sama dengan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Universitas Andalas.

"Masih ada agenda rutin seperti perayaan Hari Jadi Kota (HJK) pada Desember, pemilihan uda uni Duta Wisata digelar usai Lebaran dan lomba balap sepeda Tour de Singkarak direncanakan November 2019," katanya.

Di samping agenda tersebut sudah ada agenda tetap lainnya yang juga dapat menarik perhatian wisatawan seperti Pasar Digital Kubu Gadang dan dua objek wisata yang dikelola pemerintah yaitu Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minang (PDIKM) dan pemandian Lubuk Mata Kucing.

Sementara untuk masa libur Idul Fitri 1440 Hijriah, ia mengatakan pemerintah daerah setempat tidak memiliki target tertentu terkait kunjungan wisatawan.

Pihaknya juga tidak melakukan persiapan khusus maupun menggelar acara khusus guna menyambut masyarakat yang memanfaatkan masa libur panjang Lebaran untuk berlibur.

"Tidak ada acara khusus. Persiapan menyambut Lebaran hanya berupa pembersihan di objek wisata seperti yang sebelumnya sudah rutin dilakukan untuk kenyamanan pengunjung yang datang," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar