Legislator ajak orang tua sukseskan pemerataan pendidikan

id Agam, Safari Ramadhan,Guspardi Gaus

Legislator ajak orang tua sukseskan pemerataan pendidikan

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Guspardi Gaus memberikan arahan kepada masyarakat Guguak dalam kegiatan Safari Ramdhan 1440 Hijirah (ANTARA SUMBAR/ Mario Sofia Nasution)

Agam, (ANTARA) - Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Guspardi Gaus mengajak para orang tua untuk menyukseskan pemerataan pendidikan di daerah itu dengan cara mendorong anak mereka mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Saya punya obsesi bagaimana di Sumbar ada satu sarjana di setiap rumah sehingga mereka menjadi motor penggerak untuk mendapatkan kesejahteraan hidup yang lebih baik,” kata dia dalam Safari Ramadhan 1440 Hijriah DPRD Sumbar di Guguak Kabupaten Agam, Rabu malam.

Menurut dia masih banyak orang tua yang belum memahami hal ini dan melarang anak mereka sekolah hingga perguruan tinggi karena terkendala biaya.

Padahal, menurut dia saat ini banyak bea siswa yang dapat dimanfaatkan sehingga biaya seharusnya tidak menjadi kendala bagi generasi muda mengeyam pendidikan tinggi.

“Orang tua harus mendorong anak-anak mereka terutama yang di pelosok untuk mendapatkan pendidikan karena pendidikanlah yang dapat mengangkat kesejahteraan keluarga,” katanya.

Menurut dia sudah banyak contoh anak yang orang tua dengan kondisi ekonomi kurang berhasil menyekolahkan anak mereka. Ada bapaknya tukang becak dan dan ibunya tukang cuci namun anaknya kuliah magister ke Jepang, hal seperti yang harus dimiliki oleh orang tua.

“Semangat ini yang harus ditiru sehingga setiap orang tua bersemangat menyekolahkan anak mereka ke perguruan tinggi,”katanya.

Selain itu, para orang tua yang menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi jangan menekan anaknya untuk menjadi pegawai negeri karena peluangnya cukup kecil. Menurut dia perguruan tinggi adalah tempat bagi mereka membuak wawasan sehingga lebih siap dalam menghadapi masa depan.

“Jika mereka beragang makan akan menjadi pedagang yang berwawasan dan berjejaring luas dan jika bekerja di bidang lain mereka akan lebih siap dibanding mereka yang tidak berpendidikan,” katanya.

Menurut dia program satu sarjana di satu rumah ini sudah digaugkan sejak 2014 dan hendaknya Pemprov Sumbar ikut menyukseskan program ini sehingga terjadi pemerataan pendidikan.

Hal ini disampaikan saat melakukan Safari Ramdhan di Masjid Istiqomah Nagari Guguak Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, Biro Bina Mental Pemprov Sumbar dan lainnya.

Sementara Camat IV Koto Rahmi Artati mengatakan pihaknya mendukung program tersebut terwujud karena berampak dalam segala aspek kehidupan.

“Tentu ini butuh peran bersama untuk mewujudkannya dan di kecamatan ini hampir setiap rumah memiliki sarjana namun belum semua dan itu yang menjadi tugas kita saat ini,” katanya.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar