Pesisir Selatan terima deviden Bank Nagari Rp8,2 miliar

id Deviden Bank Nagari,Hendrajoni

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menerima secara simbolis deviden dari Pimpinan Cabang Bank Nagari Painan, Almayzar. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Painan, Sumbar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menerima deviden atau laba dari Bank Nagari Painan pada 2018 sebanyak Rp8,2 miliar .

"Rp8,2 miliar ini merupakan bukti bahwa Bank Nagari Painan terus menunjukan kinerja baik. Saya atas nama pemerintah daerah memberikan apresiasi," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan, Senin.

Ia juga berharap agar dari tahun ke tahun Bank Nagari Painan terus menunjukan perkembangan, karena bagaimanapun hal tersebut akan berdampak terhadap masyarakat dan pembangunan daerah setempat.

Dana deviden akan dialokasikan sebagai pendapatan asli daerah, ditambah dengan pajak, retribusi dan lainnya maka pundi-pundi pendapatan asli daerah setempat akan semakin kuat.

Selanjutnya, imbuhnya dana tersebut bisa digunakan untuk membangun jalan, jembatan dan kebutuhan lain untuk kesejahteraan masyarakat.

"Pendapatan asli daerah tidak bisa dipandang sebelah mata, bagaimanapun besarannya otomatis akan menentukan pembangunan infrastruktur di sebuah daerah," ungkapnya.

Ia melanjutkan menanam saham di perbankan cukup menjanjikan bahkan tidak kalah dengan laba dari saham yang ditanamkan ke BUMD dan sejenisnya.

"Kami masih tahap perencanaan untuk menambah besaran saham di Bank Nagari Painan dan tentu dalam pelaksanaanya dibutuhkan kajian yang mendalam," katanya lagi.

Sebelumnya, pada pekan kedua April 2019, Pesisir Selatan juga menggandeng Bank Nagari Painan dalam meluncurkan aplikasi pembayaran pajak dalam jaringan untuk memudahkan wajib pajak dalam membayar pajak.

Melalui aplikasi itu wajib pajak tidak perlu lagi ke Dinas Pendapatan untuk menyetorkan pajak cukup dengan mengakses aplikasi e-PAD Pesisir Selatan dan mengikuti beberapa tahapan pajak bisa dibayarkan melalui kantor Bank Nagari yang ada di tiap kecamatan.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar