Agam Targetkan PAD Puluhan Juta dari Objek Wisata

id pariwisata agam

Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Agam, Erniwati (Antara Sumbar/Yusrizal)

Lubukbasung, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp140 juta dari tiga objek wisata milik pemerintah setempat selama 2019.

Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga Agam Erniwati di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan PAD Rp140 juta berasal dari retribusi biaya masuk dan tempat parkir di tiga objek wisata yakni, Objek Wisata Muko-muko, Ambun Tanai dan Bandar Mutiara.

"Ke tiga objek wisata itu merupakan milik pemerintah setempat, PAD hanya berasal dari retribusi masuk dan tempat parkir," katanya.

Di Agam, tambahnya, ada lima objek wisata milik pemerintah. Dua objek wisata lainnya yakni, Objek Wisata Linggai dan Satu Juta Janjang.

Saat ini dua objek wisata tersebut dalam proses pembangunan dan apabila selesai dibangun, maka akan bertambah PAD.

"Dua objek wisata itu berkemungkinan selesai dalam waktu dekat, sehingga ada daya tarik bagi pengunjung," tegasnya.

Pada 2019, tambahnya, pihaknya menargetkan jumlah kunjungan wisata ke objek wisata di daerah itu sebanyak600.000 orang.

Sementara pada 2020, menargetkan jumlah kunjungan sekitar satu juta orang.

Agar target ini tercapai, pihaknya mengadakan Tour de Antokan (TdA) digelar pada Maret 2019, Minang Geopark pada Agustus 2019.

Selain itu Tour de Singkarak (TdS) pada November 2019, Pacu Kuda kerjasama dengan Pemko Bukittinggi pada pada Maret 2019, Persiapan Festival Pesona Maninjau pada Desember 2019 dan lainnya.

"Dengan kegiatan ini kita optimis target akan tercapai sehingga perekonomian masyarakat sekitar membaik, karena objek wisata itu merupakan lokomotif dalam menggerakan ekonomi masyarakat," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar