Pemkab Padang Pariaman fokus tingkat akreditasi puskesmas

id Yutiardi Rivai

Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman, Yutiardi Rivai. (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M.S)

Parit Malintang, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat fokus meningkatkan akreditasi Puskesmas di daerah itu dengan menyiapkan sejumlah strategi.

"Sejauh ini baru ada empat Puskesmas di Kabupaten Padang Pariaman yang berstatus Madya," kata Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutiardi Rivai di Parit Malintang, Rabu.

Ia mengatakan untuk meningkatkan akreditasi Puskesmas di daerah itu pihaknya menyiapkan sejumlah strategi di antaranya menyiapkan pendampingan dari narasumber.

Selanjutnya rutin mengevaluasi dan meningkatkan sistem yang telah berjalan selama ini, serta menciptakan komitmen dari seluruh jajaran Puskesmas.

"Sebenarnya peluang untuk itu cukup terbuka, hanya saja tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada beberapa kendala," katanya.

Ia menyebutkan adapun empat Puskesmas yang menyandang status madya di Padang Pariaman yaitu Puskesmas Kayu Tanam, Sicincin, Pasa Usang, dan Lubuk Alung.

Meski di daerah itu sudah ada empat Puskesmas yang telah berstatus madya namun pihaknya masih berupaya meningkatkan akreditasinya agar pelayanan kesehatan di daerah itu diakui.

"Ya mungkin saja bisa setingkat paripurna, atau bahkan kalau perlu sampai utama," ujarnya.

Pihaknya mengakui untuk bisa meraih status baik paripurna maupun utama memang tidak mudah, namun ia menilai Padang Pariaman memiliki peluang.

Ia menyebutkan di Indonesia baru ada dua Puskesmas yang menyandang status paripurna yaitu di Kota Bandung dan di Palembang.

Ia menyampaikan arti penting dari status akreditasi Puskesmas karena bisa menjadi tolok ukur keberhasilan bidang kesehatan untuk semua pelayanan kesehatan di tingkat dasar.

"Baik aspek administrasi, layanan kesehatan masyarakat atau perorangan diukur dari akreditasinya," kata dia.***3***

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar