Kemenristeksikti harapkan industri manfaatkan inovasi mahasiswa

id Kemenristekdikti

Direktur Kemahasiswaan Dirjen Pembelajaran Kemenristekdikti Didin Wahidin saat membuka Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) di Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Padang Sumbar (Antara Sumbar/ Mario Sofia Nasution)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mengharapkan dunia industri dapat memanfaatkan inovasi yang diciptakan mahasiswa salah satunya dari ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2018.

Direktur Kemahasiswaan Ditjen Pembelajaran Kemenristekdikti Didin Wahidin di Padang, Rabu mengatakan hasil perlombaan ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas salah satu caranya melalui industri.

“Saat ini ada beberapa riset mahasiswa yang dimanfaatkan namun jumlahnya tidak banyak dan kita terus mendorong hal ini," kata dia.

Pihaknya berupaya agar industri dan kampus dapat bersinergi sehingga hasil penelitian dan inovasi yang dihasilkan kampus dapat dimanfaatkan oleh dunia industri.

Menurut dia inovasi yang dilakukan oleh mahasiswa di Indonesia tidak kalah dengan yang diciptakan dari mahasiswa di luar negeri. Untuk kontes mobil hemat energi ini, tim dari Indonesia sudah pernah menjadi juara dunia bahkan di tingkat Asia Tenggara mahasiswa Indonesia sangat menguasai.

“Ini yang perlu dibicarakan secara bersama dan yang paling dibutuhkan adalah kebijakan politik pemerintah untuk menjembatani hal ini,” kata dia.

Menurut dia kemampuan mahasiswa Indonesia cukup bagus dan kreatifitas yang mereka miliki mampu bersaing dengan bangsa lain namun yang jadi persoalan adalah adanya kesenjangan antara mahasiswa di Pulau Jawa dengan yang di luar pulau Jawa.

“Ini yang menjadi prioritas kita utama agar setiap mahasiswa di Indonesia mampu menciptakan inovasi secara bersama baik yang berada di Pulau Jawa mampu di luar Pulau Jawa sehingga ada pemerataan,” katanya.

Ia mengatakan pelaksanaan Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) ini bertujuan sebagai ajang berbagi ilmu pengetahuan dan inovasi yang dilakukan masing- masing perguruan tinggi. Pihaknya terus mendorong hal ini dilakukan secara berkelanjutan.

“Tugas mereka saat ini adalah terus mengembangkan inovasi tersebut tidak hanya di bidang otomotif namun juga sistem komputerisasinya sehingga produk tersebut dapat dimanfaatkan secara luas,” kata dia. (*)

Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar