Atlet taekwondo empat provinsi berlaga di Pasaman

id Atlit

Ratusan atlet taekwondo mengikuti kejuaraan Open Championship 2018 "Equator Taekwondo" di Kabupaten Pasaman, Jumat. Peserta berasal dari Provinsi Sumbar, Riau, Sumatera Utara dan Jambi. (Ist)

Lubuk Sikaping (Antaranews Sumbar) - Sebanyak 475 atlet taekwondo dari empat Provinsi di Pulau Sumatera ikut berlaga dalam kejuaraan Open Championship 2018 "Equator Taekwondo" di Kabupaten Pasaman.

Event nasional ini dibuka langsung Asisten Deputi Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda Kemenpora, Deswan, di Lubuk Sikaping, Jumat.

Event Equator Taekwondo ini berlangsung selama tiga hari sejak 14-16 September 2018 bertempat di GOR Tuanku Rao Lubuk Sikaping.

Asisten Deputi Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda Kemenpora Deswan mengatakan, bahwa pemerintah pusat sangat mendukung penuh kegiatan yang dimotori oleh Disporapar Kabupaten Pasaman itu, karena dapat menjadi ajang pencarian atlit berbakat.

"Kegiatan seperti ini harus dilaksanakan dari dini, guna melahirkan atlet-atlet yang berprestasi baik ditingkat daerah, provinsi, nasional dan internasional nantinya," kata Deswan.

Menurut dia, saat ini dunia olahraga sudah bisa menjadi lapangan pekerjaan menjanjikan bagi atlet-atlet berprestasi. Selain dikucuri bonus yang begitu besar dari pemerintah pusat, gaji para atit kini sudah mendekati angka Rp10 juta per bulan.

"Untuk itu, orang tua tidak perlu lagi ragu dalam melepas anak-anaknya dalam dunia olahraga. Kita juga berharap, pemda memperhatikan hal ini," ujarnya.

Kepada seluruh atlet, Asisten Deputi berpesan agar menjunjung tinggi sportifitas dan fair play. Ia juga meminta seluruh atlet mengerahkan kemampuan terbaiknya pada turnamen tersebut.

"Bermainlah dengan fair, karena ini adalah olahraga dan mari junjung tinggi nilai sportifitas," katanya.

Wakil Bupati Pasaman, Atos Pratama mengatakan, pelaksanaan Kejuaraan Taekwondo Equator se-Sumatera 2018, menjadi bukti bahwa Kabupaten Pasaman mampu menggelar event bertaraf multi nasional. Ajang tersebut nantinya, akan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat bertaraf nasional dan internasional.

"Lewat kejuaraan ini, bukti komitmen kita semua untuk mengembangkan olahraga, dan menjadikan Sumatera Barat sebagai gudang para atlet khususnya bagi Kabupaten Pasaman," katanya.

Atos menambahkan, tidak gampang melahirkan atlet-atlet berprestasi. Hal itu membutuhkan keseriusan, usaha serta kerja keras. Program latihan yang tepat, teknik dan taktik. Dan tak kalah pentingnya adalah meningkatkan kemampuan para atlet itu sendiri.

"Kepada dewan juri, kami berharap agar dapat memimpin jalannya pertandingan dengan jujur dan adil sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Kemudian kepada atlet, selamat bertanding dan selamat menikmati alam pasaman yang indah dan sejuk ini," tandasnya.

Panitia Pelaksana, Ricky Riswandi menjelaskan, kejuaraan taekwondo Equator se-Sumatera 2018 merupakan program dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pasaman serta program kerja Pengkab Taekwondo Indonesia Pasaman dalam rangka menjaring bibit-bibit olahraga prestasi yang potensial disamping menyalurkan bakat para atlet.

Kejuaraan Taekwondo Equator Se Sumatera ini diikuti sebanyak 475 atlet yang berasal dari Provinsi Sumbar, Riau, Sumatera Utara dan Jambi.

"Sedangkan kategori pertandingan, yaitu kategori pemula Cadet, Cadet, Cadet Junior dan kategori senior. Dengan waktu pelaksanaan mulai 14 hingga 16 September 2018," katanya.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar