Perampokan pedagang emas di Solok, Rp300 juta raib

id Perampokan pedagang emas,perampokan jelang lebaran,perampokan di Solok

Mobil korban perampokan yang diamankan polisi. (ANTARA SUMBAR/Istimewa)

Arosuka, (Antaranews Sumbar) - Seorang penjual emas asal Nagari Cupak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Hendrison (51) menjadi korban perampok bersenjata pada senin sekitar pukul 14.30 WIB di Pasar Taratak Pauh, Nagari Sungai Nanam.

Kapolsek Lembah Gumanti, Iptu Amin Nurrasid di Arosuka, Rabu mengatakan korban Hendrison (Son) sedang berada di mobil dengan adiknya Ramer (19) yang akan berniat pulang ketika perampokan terjadi.

"Tiba-tiba, datang lima orang menggunakan motor dan penutup wajah, salah seorang pelaku memecahkan kaca mobil dengan BA 1706 HJ memakai batu," katanya.

Ia menjelaskan korban sempat melawan dan pelaku lain mengancam menggunakan senjata samurai, tangan kiri korban Hendrison tersabet samurai.

Akibat perampokan tersebut, Ramer mengalami luka memar di bagian kepala dan Son mengalami luka robek di bagian tangan terkena samurai, serta uang tunai sekitar Rp300 juta dibawa kabur perampok.

Korban sendiri sempat berteriak meminta tolong dan masyarakat yang datang mencoba menolong korban, namun perampok menembakkan peluru ke udara yang membuat takut warga untuk mendekati korban.

"Hingga saat ini pelaku masih kami buru, ciri-ciri pelaku sudah didapatkan, sedangkan barang bukti kita amankan," ujarnya.

Dari informasi masyarakat, kelompok perampok tersebut kabur menuju Muara Panas dari Danau Kembar.(*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar