Payakumbuh bentuk pasar baru jalankan program nasional

id Riza Falepi,Pasar Baru Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi (jas hitam), di Payakumbuh, Rabu (2/5). (ANTARA Sumbar)

Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), membentuk pasar baru dalam menjalankan program nasional yang menargetkan 5.000 pasar rakyat di wilayah Indonesia hingga 2019.

"Pembentukan pasar II Payakumbuh ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat berupa pendirian pasar rakyat, sehingga harus disukseskan," kata Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, di Payakumbuh, Rabu.

Pasar rakyat yang diberi nama Pasar II Payakumbuh itu terletak di Padang Kaduduak, Kecamatan Payakumbuh Utara, daerah setempat.

Sampai kini, pihak Pemkot bersama instansi terkait, serta masyarakat setempat telah melakukan berbagai langkah dan pembahasan bersama untuk persiapan operasional pasar.

Pasar Padang Kaduduak yang dinamakan Pasar II Payakumbuh akan efektif beroperasi pada Kamis (3/5).

Ia meyakini berdirinya Pasar II Payakumbuh itu mampu memberi kontribusi bagi perputaran perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani hal teknis, pada tahap awal fokus agar pasar itu berfungsi ditandai dengan adanya aktivitas jual beli.

Kepala Dinas Dinas Koperasi dan UKM, Dahler, mengatakan pada tahap awal tidak akan diberlakukan pungutan bagi para pedagang yang menempati kios serta losmen di pasar tersebut.

"Sekarang belum saatnya memikirkan sewa-menyewa itu, karena fokus utama bagiamana pasar ini bisa berjalan dengan baik," katanya.

Pihak pemerintah juga bekerja sama dengan pihak Kenagarian (setingkat lurah) untuk memilih siapa yang akan mengisi 50 persen kios yang ada. Sementara 50 persen lainnya ditentukan Pemkot.

"Wewenang 50 persen yang kami miliki akan diberikan kepada pedagang yang berpengalaman dan berjualan di pasar Induk. Ini demi menjamin keberlangsungan pasar," katanya.

Pengoperasian akan ditandai dengan acara tasyakuran sekaligus hiburan KIM sebagai penanda bahwa pasar sudah efektif berfungsi. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar