Banjir Landa Nagari Batahan, Belasan Rumah Warga Rusak

id BANJIR PASAMAN BARAT

Salah satu rumah warga yang ambruk diterjang banjir Sungai Batahan Kecamatan Ranah Batahan Pasaman Barat. (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)

Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) memberikan sejumlah bantuan terhadap warga yang terdampak langsung banjir di Jorong Kampung Baru, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Senin

"Benar, saat ini kita mendirikan sejumlah makanan dan minuman serta perlengkapan sehari-hari," kata Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat, Marimus di Simpang Empat, Senin.

Diantara bantuan yang sudah disalurkan adalah selimut sebanyak 120 buah, 90 matras, perlengkapab keluarga 50 paket, makanan siap saji 100 kaleng, kebutuhan khusua sebanyak 25 paket, mie sebanyak 10 dus, tambahan gizi delapan paket, lauk pauk dua paket dan beras sekitar lima karung.

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi korban bencana banjir. Kita juga akan menyalurkan bantuan lainnya," ujarnya.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat, Try Wahluyo mengatakan pihaknya juga mendirikan dapur umum bagi korban yang rumahnya terkena banjir.

Selain itu juga mendirikan hunian sementara atau tenda darurat sebanyak lima tenda dan akan ditambah jika masih kurang.

"Kita juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum agar memakai alat berat untuk membuat selokan untuk mengalihkan aliran air Sungai Batahan sehingga air tidak melimpah ke pemukiman," katanya.

Pihaknya juga telah menetapkan 14 hari tanggap darurat terkait bencana banjir tersebut.

Menurutnya akibat banjir itu sekitar 13 unit rumah warga roboh dan rusak. Warga yang rumahnya rusak terpaksa pindah ketempat yang lebih aman.
Saat ini tim BPBD bersama pihak terkait seperti PMI, kepolisian dan TNI dibantu masyarakat sedang membersihkan reruntuhan rumah yang terkena dampak banjir.

"Ada satu unit rumah yang bergeser letaknya sampai ketengah jalan akibat hantaman banjir. Saat ini sedang diupayakan memindahkannya kembali," sebutnya.

Akibatnya arus transportasi di daerah itu terputus dan mengakibatkan antrean panjang kendaraan tidak terhindarkan.

Ia menyebutkan hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir itu. Namun akibat banjir, rumah rusak dan lahan pertanian juga ada yang terendam air.

Banjir yang melanda Jorong Kampung Baru Nagari Batahan itu disebabkan hujan lebat yang melanda daerah itu sejak Minggu (8/10) sore.
Hujan yang tidak henti-hentinya maka pada Senin (9/10) pagi banjir datang tiba-tiba dan merendam rumah warga dengan ketinggian air sekitar satu meter.
Akibat hantaman air itu, sekitar 13 unit rumah warga yang berada di tepi sungai ada yang ambruk dan rusak. Saat ini penghuni rumah untuk sementara pindah kerumah yang lebih aman. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar