Padang, (Antara) - Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menetapkan lima buah gedung yang berada di kampus tersebut memiliki kelayakan untuk penyelenggaraan konferensi atau pertemuan tingkat nasional dan internasional.
"Kelima Gedung layak tersebut yakni Convention Hall, Auditorium, Gedung Theater I, Ruang Konferensi Pustaka Pusat, dan Aula Fakultas Kedokteran Limau Manis," kata Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol Unand, Eriyanty, di Padang, Rabu.
Dia menyebutkan kelima gedung tersebut dikatakan sebagai gedung layak konferensi karena telah banyak menyelenggarakan berbagai pertemuan baik tingkat nasional maupun dunia.
Pertama Convention Hall, Beberapa pertemuan Ikatan Sarjana Indonesia, Kuliah tokoh besar mulai Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla hingga Susilo Bambang Yudhoyono diselenggarakan di gedung tersebut.
Selain itu juga berbagai seminar dan pertemuan internasional juga digelar di gedung yang letaknya cukup strategis tepat di jalan masuk kampus, ucapnya.
Menurutnya dengan fasilitas ruangan yang bisa menampung 500 orang lebih dilengkapi ruangan khusus konferensi menjadikan pimpinan dan beberapa instansi mitra Unand memilih Convention Hall untuk menggelar acara.
"Kemudian Auditorium yang merupakan gedung dengan usia paling tua dari lainnya memiliki peranan dalam penyelenggaraan kegiatan resmi dan aktivitas mahasiswa," katanya.
Beberapa kegiatan sebutnya, juga digelar di gedung ini seperti Wisuda, Kuliah Umum hingga Ajang Olahraga diselenggarakan di Auditorium.
Selain itu pada sisi sayap gedung ini juga dilengkapi ruangan konferensi dan seminar yang juga representatif.
Dibanding bangunan lain, gedung Auditorium menjadi gedung paling serba guna yang dimiliki Unand, imbuhnya.
"Gedung Theater I memiliki arsitektur berbeda dari gedung lainnya, karena didesain menyerupai bioskop dengan kursi yang bertingkat-tingkat," katanya.
Sejatinya kata dia, gedung ini merupakan ruangan kuliah bersama namun bisa dialihfungsikan menjadi tempat seminar, kuliah umum hingga pementasan seni dan budaya.
Salah satu keistimewaan dari gedung ini yakni adanya jalur darurat untuk antisipasi gempa, tambahnya.
"Ruang Pustaka lantai 6 menjadi gedung paling representatif mengadakan konferensi," katanya.
Sebab ruangan dari gedung ini dilengkapi dengan dinding kedap suara yang menjadikan suara dari luar tidak terdengar ke dalam.
Beragam kegiatan seperti pelantikan pejabat, rapat, hingga seminar juga dapat dilaksanakan di gedung ini.
Sedangkan gedung Aula Kedokteran Limau Manis lebih bermanfaat untuk kegiatan internal kampus seperti perkuliahan, pelantikan serta kegiatan promosi bagi beberapa mitra Unand, ucapnya.
"Disamping kelima gedung tersebut Unand masih memiliki gedung representatif lain semisal Gedung Seminar F, Gedung Seminar E, Ruang lantai 1 PKM, Lantai tiga Pascasarjana, dan lainnya," ucapnya.
Sementara itu salah satu warga Padang yang sering berolahraga di lingkungan Kampus Unand, Andika Putra menilai beberapa bangunan di kampus Unand tidak terlalu terawat.
Menurutnya secara arsitektur bangunan tersebut terlihat cantik namun dalam pengelolaannya masih kurang baik.
Hal ini terlihat masih banyaknya sampah atau WC yang kotor pada beberapa tempat tersebut, ucapnya. (*)
