Ekonom UNAND ungkap kiat capai pertumbuhan ekonomi 5,4 persen

id pertumbuhan ekonomi,ekonom unand,efa yonnedi,target pertumbuhan ekonomi,pertumbuhan ekonomi 2026

Ekonom UNAND ungkap kiat capai pertumbuhan ekonomi 5,4 persen

Ekonom dari Universitas Andalas (UNAND), Sumatera Barat (Sumbar) Efa Yonnedi saat diwawancarai di Kota Padang, Selasa (6/1/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

Kota Padang (ANTARA) - Ekonom dari Universitas Andalas (UNAND), Sumatera Barat (Sumbar) Efa Yonnedi mengungkap, sejumlah strategi yang bisa dilakukan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen pada 2026.

"Untuk mencapai target 5,4 persen maka koordinasi fiskal moneter harus intens dilakukan," kata Ekonom UNAND Efa Yonnedi di Kota Padang, Selasa.

Pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,4 persen pada 2026 sebagai langkah strategis menuju visi pertumbuhan jangka panjang hingga delapan persen.

Selain fokus pada kebijakan fiskal moneter, eks Konsultan Bank Dunia tersebut menyebut pembenahan kendala struktural juga menjadi krusial agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih cepat di awal tahun berjalan.

Salah satu perbaikan struktural yang harus diperhatikan ialah bagaimana membuat bisnis di Tanah Air mudah, menarik investor ke provinsi atau kabupaten dan kota yang potensial.

Efa yang juga Rektor UNAND tersebut mengatakan, target pertumbuhan ekonomi pada sebesar 5,4 persen tidak boleh hanya sebatas tumbuh secara angka, tetapi juga harus merata dan memberikan manfaat menyeluruh bagi masyarakat.

"Target pertumbuhan ekonomi harus bisa mengurangi angka kemiskinan dan menyediakan lapangan pekerjaan," katanya.

Ia optimistis target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen pada 2026 bisa tercapai apabila pemerintah terutama pemangku kebijakan bisa memfokuskan pada kebijakan fiskal moneter, dan pembenahan kendala struktural.

"Target ini bisa saja tercapai asalkan semuanya bergerak dengan speed yang full serta koordinasi lintas fiskal dan moneter," ujarnya.

Optimisme pertumbuhan ekonomi 5,4 persen didukung oleh inflasi yang terkendali, surplus neraca perdagangan serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Oktober 2025 berada di level 121,2. Sementara, sektor manufaktur terus berada di zona ekspansi dengan purchasing managers index manufaktur November 2025 sebesar 53,3.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ekonom UNAND ungkap kiat capai pertumbuhan ekonomi 5,4 persen

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.