Agam Butuh Dua Dermaga di Danau Maninjau

id Agam

Lubuk Basung, (Antara) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, membutuhkan dua dermaga di Danau Maninjau Kecamatan Tanjung Raya, guna memperlancar pengangutan produksi perkebunan masyarakat ke pasar tradisional setempat.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Maryunis di Lubuk Basung, Senin, mengatakan dua dermaga tersebut berada di Bayua dan Muko-muko.

"Kita telah mengajukan dana untuk pembangunan dua dermaga ini ke Kementerian Perhubungan," katanya.

Sebelumnya, dua unit dermaga di Sungai Batang dan Tanjung Sani telah dibangun pada 2014. Untuk masing-masing dermaga ini dengan anggaran sebesar Rp3,5 miliar yang berasal dari pemerintah pusat.

"Pembangunan dua dermaga ini berjalan dengan baik dan sesuai kontrak kerja," tambahnya.

Pembangunan dermaga ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali transportasi di danau vulkanik tersebut, sehingga dapat memperlancar masyarakat membawa hasil perkebunan ke pasar tradisional.

Selain itu untuk mempermudah evakuasi warga saat terjadi longsor di daerah itu.

"Daerah ini merupakan rawan longsor saat curah hujan yang mengakibatkan arus transportasi darat tidak bisa dilalui kendaraan," tegasnya.

Salah seorang warga Tanjung Raya, Zainal (47) mendukung pembangunan dermaga yang akan dilakukan Pemkab, karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya berharap pembangunan ini terwujud dalam waktu denat," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.