Logo Header Antaranews Sumbar

Pembangunan hunian sementara di Kayu Pasak, Agam capai 85 persen

Kamis, 15 Januari 2026 17:42 WIB
Image Print
Anggota TNI sedang mengerjakan hunian sementara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Dok ANTARA/Yusrizal

Lubukbasung (ANTARA) - Pembangunan hunian sementara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari atau Desa Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencapai 85 persen dan bakal diresmikan pada 20 Januari 2026.

Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan progres pembangunan hunian sementara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan sudah mencapai 85 persen.

"Pengerjaan hunian sementara dilakukan TNI, BNPB, BPBD Agam, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang," katanya.

Ia mengatakan pembangunan hunian sementara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak tersebut di targetkan selesai menjelang 20 Januari 2026.

Dengan kondisi itu, hunian sementara

117 unit dan 24 barak bagi korban banjir bandang tersebut diresmikan pada 20 Januari 2026, sehingga meminta bersama-sama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian terkait untuk meresmikan hunian sementara itu.

"Pembangunan hunian sementara hampir rampung dan mudah-mudahan selesai sesuai target yang telah ditentukan," katanya.

Ia menambahkan pembangunan hunian sementara di Kecamatan Palembayan sebanyak tiga titik, Tanjung Raya dua titik, Palupuh, Malalak dan lainnya.

Tetapi pembangunan hunian sementara tersebut masih dalam proses pembangunan.

Namun pembangunan hunian sementara dibeberapa titik tersebut ditargetkan selesai menjelang Ramadhan.

"Seluruh warga terdampak bisa menjalankan ibadah puasa di hunian sementara," katanya.

Hunian sementara diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak berat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Palembayan, Tanjung Raya, Malalak, Palupuh dan lainnya.

Berdasarkan data BPBD setempat, banjir bandang, banjir, tanah longsor, dan lainnya melanda Kabupaten Agam pada akhir November 2025 mengakibatkan 165 orang meninggal dunia, hilang 37 orang, rumah rusak 2.619 unit, tempat ibadah rusak 27 unit, serta fasilitas pendidikan rusak 121 unit dan lainnya.



Pewarta :
Editor: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026