Sawahlunto, (Antara) - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Parekraf ) Provinsi Sumatera Barat ( Sumbar ) Burhasman, di Sawahlunto, Minggu, meminta masyarakat selalu menjaga sikap ramah dan sopan kepada wisatawan yang datang berkunjung ke tempat wisata kota itu."Jangan sampai wisatawan kecewa karena kekecewaan itu akan berkembang dari mulut ke mulut dan membuat wisatawan lainnya enggan berkunjung," kata dia.Dia menambahkan, sebagai tuan rumah masyarakat harus siap menerima siapa pun pengunjung yang datang."Berikan rasa aman dan nyaman bagi mereka,"kata dia..Dia berharap jangan sampai ada lagi keluhan tentang tarif parkir, harga makanan dan isu-isu pungutan liar serta tindakan premanisme." Itu akan menjadi kampanye negatif oleh wisatawan dan sangat merugikan," jelas dia.Menurut dia, tahapan yang paling sulit dalam pengembangan pariwisata adalah membangun citra baik." Sekali saja citra sebuah objek wisata buruk akan sulit membangunnya kembali", tegas dia.Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mempromosikan potensi wisata melalui semua media yang ada." Tanpa kebersamaan dan kesatuan tekad untuk memajukan daerah, tentu sulit untuk ramai dan berkembang karena pengunjung yang datang itu membutuhkan ketenangan dan kenyamanan selama dia berada di suatu kawasan wisata," kata dia. (rul/wan)
Berita Terkait
Kemenparekraf-BEI beri literasi pasar modal untuk pelaku usaha parekraf
Rabu, 12 April 2023 19:54 Wib
Suguhkan data seputar parekraf, Kemenparekraf dan Perpustakaan Nasional luncurkan e-Library
Selasa, 10 Januari 2023 9:16 Wib
Pesisir Selatan targetkan serapan tenaga kerja parekraf 7.200 orang
Kamis, 11 November 2021 12:40 Wib
Sandiaga Uno Jabat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Selasa, 22 Desember 2020 17:53 Wib
Sosialisasi normal baru parekraf ditayangkan lewat youtube
Sabtu, 20 Juni 2020 12:44 Wib
Ini tugas Angela Tanoesoedibjo sebagai wamen parekraf
Jumat, 25 Oktober 2019 17:36 Wib
DPD Dorong Kepala Daerah Lebih Fokus Parekraf
Rabu, 24 Februari 2016 18:18 Wib
DPD Dorong Kepala Daerah Lebih Fokus Parekraf
Kamis, 18 Februari 2016 17:28 Wib
