Minggu, 24 September 2017 - 4 Muharram 1439 H

Ini Tanggapan Fraksi DPRD tentang Perkembangan Pariwisata Padang

Wisatawan berkunjung ke salah satu objek wisata Monumen Merpati Perdamaian di kawasan Pantai Padang, Senin (3/7). Meski libur telah usai kendaraan wisatawan masih memadati sekitar lokasi tersebut. (ANTARA SUMBAR/MR Denya Utama)
Padang, (Antara Sumbar) - Sejumlah Fraksi di DPRD Kota Padang, Sumatera Barat, menilai perkembangan pariwisata di daerah itu masih jalan ditempat, karena sektor pariwisata belum menjadi penyumbang terbesar dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Dari data BPS sektor pariwisata belum menjadi penyumbang PAD terbesar di Padang," kata Juru Bicara Fraksi Gerindra DPRD Padang, Delma Putra di Padang, Rabu.

Hal itu terlihat dari PAD di sektor itu baru terealisasi Rp450 juta hingga Agustus 2017 dengan target sebesar Rp1 miliar.

Tahapan-tahapan yang telah direncanakan oleh dinas terkait, katanya cenderung berjalan lambat, karena tidak mampu menjawab tantangan sosial dan budaya yang terjadi.

"Serta tak mampu untuk merawat dan mengorganisir sarana dan prasarana penunjang pariwisata tersebut," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Pemerintah Kota Padang untuk mencari solusi atau terobosan yang inovatif seperti pengembangan daerah wisata berbasis tentang budaya serta melakukan evaluasi kembali terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sedangkan, Juru bicara Fraksi Golkar Zulhardi Z Latif mengemukakan prioritas pengembangan pariwisata sebaiknya tidak hanya difokuskan pada revitalisasi dan pembangunan objek wisata.

"Tapi kesadaran dan mental masyarakat akan pentingnya menciptakan rasa aman bagi wisatawan juga perlu diprogramkan," sebutnya.

Hal itu, menurutnya terutama untuk masyarakat di lokasi di mana objek wisata direvitalisasi dan dibangun.

Sementara Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan prioritas pengembangan pariwisata diarahkan pada revitalisasi objek wisata KWT Gunung Padang dan objek wisata potensial lainnya.

"Yang dapat menjadi wisata keluarga dan konvensi yang layak serta ramah untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM," tambahnya. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Riko Syaputra
Lubuk Sikaping, (Antara Sumbar) - Petugas Rumah Tahanan kelas II B Lubuk Sikaping kembali kecolongan setelah satu warga binaannya ...
Baca Juga