Selasa, 22 Agustus 2017 - 30 Zulqaidah 1438 H

Sumbar Pun Tak Ingin TdS 2017 Tanpa Solok Selatan

Sejumlah pebalap melewati kawasan Pasar Lama pada etape kelima Tour de Singkarak (TDS) 2016, di Pariaman, Sumatera Barat. ( ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Padang, (Antara Sumbar) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berupaya agar Kabupaten Solok Selatan bisa ikut dilewati peserta "Tour de Singkarak" (TdS) 2017 dengan mendorong percepatan perbaikan jalan yang menjadi kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang.

"Kita mau semua kabupaten dan kota dilewati Tds 2017, termasuk Solok Selatan," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit di Padang, Jumat.

Satu-satunya cara agar hal itu bisa terwujud adalah percepatan perbaikan jalan Lubuk Selasih hingga Kerinci yang sedang dalam pengerjaan.

Sesuai kontrak, perbaikan jalan itu sebenarnya selesai Desember 2017, tetapi Pemprov Sumbar bersama Pemerintah Kabupaten Solok Selatan berharap pengerjaannya bisa dipercepat dan selesai pada November.

Jika hal itu bisa terlaksana, maka peluang Solok Selatan untuk dilewati Tour de Singkarak kembali terbuka, karena ajang balap sepeda itu, dipastikan diundur pelaksanaannya menjadi 18-26 November dari awalnya 10 - 18 Oktober 2017.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian mengatakan, idealnya seluruh kabupaten dan kota di Sumbar harus ikut dalam ajang internasional itu karena selain balap sepeda, TdS adalah ajang untuk mempromosikan wisata daerah.

Ia mengatakan semua daerah di Sumbar memiliki destinasi wisata luar biasa yang berpotensi untuk dikembangkan. Promosi TdS bisa menjadi salah satu faktor pendorong pengembangan itu.

Solok Selatan selain memiliki destinasi seperti seribu rumah gadang, juga memiliki budaya yang memukau dan bisa memikat wisatawan untuk datang.

Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria juga melihat penundaan pelaksanaan TdS itu sebagai peluang bagi daerahnya untuk kembali dilalui peserta TdS.

Ia berharap pengalaman 2016 gagal dilewati TdS karena jalan rusak, tidak terulang pada 2017. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Desca Lidya Natalia
     "Jadi Pak ni kalau mau jujur Pak, Saya sampek bilang 'Pak boleh gak sih saya ngomong? KPK itu independen apa ...
Baca Juga