DPK Kota Solok evakuasi arsip terdampak banjir

id Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kota Solok, evakuasi arsip, terdampak banjir

DPK Kota Solok evakuasi arsip terdampak banjir

Tim Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Solok, Sumatera Barat saat melakukan evakuasi terhadap arsip yang terendam banjir pada beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Diskominfo Solok.

Solok (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Solok, Sumatera Barat melakukan evakuasi terhadap sejumlah arsip yang terendam oleh banjir pada beberapa waktu lalu di daerah setempat.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok Asrinur di Solok, Senin mengatakan bahwa kegiatan evakuasi arsip terdampak banjir merupakan amanat undang-undang dan ia bersama tim telah melakukan observasi sejak 3 Desember 2025.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Pasal 34 ayat (3), negara wajib menyelenggarakan perlindungan dan penyelamatan arsip statis akibat bencana alam," katanya.

Oleh karena itu, sebagai lembaga kearsipan daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok berkewajiban melakukan evakuasi arsip yang terdampak banjir.

Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pemisahan arsip, pembersihan dari lumpur, serta proses pengeringan di ruangan yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung, guna mencegah kerusakan lebih parah pada arsip berbahan kertas.

Upaya ini diharapkan dapat menyelamatkan dokumen-dokumen penting milik kelurahan agar tetap dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi dan bukti administrasi di kemudian hari.

Pasca bencana banjir yang melanda Kota Solok beberapa waktu lalu, berbagai dampak masih dirasakan oleh masyarakat. Banjir yang datang secara tiba-tiba merendam sejumlah permukiman, terutama di kawasan sekitar Batang Lembang dan Batang Gawan.

Tingginya intensitas curah hujan yang disertai galodo di beberapa titik turut memperparah kondisi, meninggalkan endapan lumpur tebal yang menyulitkan upaya pembersihan pada beberapa waktu lalu.

Dampak banjir tidak hanya dirasakan oleh warga, namun juga merusak berbagai fasilitas umum seperti masjid dan musala, kantor pemerintahan, puskesmas, posyandu, serta sarana pelayanan publik lainnya.

Salah satu fasilitas yang terdampak cukup parah adalah Kantor Lurah IX Korong, yang mengalami kerusakan pada sarana prasarana serta arsip-arsip penting kelurahan.

Sebagai langkah penanganan pasca bencana, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengarahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Solok untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan pemulihan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat dapat kembali pulih secara normal.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok bergerak cepat melakukan evakuasi dan penyelamatan arsip yang terdampak banjir di Kantor Lurah IX Korong.

Sejumlah arsip ditemukan dalam kondisi basah, berlumpur, dengan tingkat kerusakan sedang hingga cenderung berat.

Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.