Investor mulai investasi perkebunan jagung di Padang Pariaman wujudkan ketahanan pangan

id perkebunan jagung di Padang Pariaman,Bupati Padang Pariaman, Sumbar,Padang Pariaman, John Kenedy Azis, Paten Mekar Tani Bajaguang,Ketahanan Pangan Ind

Investor mulai investasi perkebunan jagung di Padang Pariaman wujudkan ketahanan pangan

Bupati Padang Pariaman, Sumbar John Kenedy Azis saat pada peluncuran Paten Mekar Tani Bajaguang: Dari Ranah Minang untuk Ketahanan Pangan Indonesia di Ulakan Tapakis, Kamis. Antara/HO-Diskominfo Padang Pariaman 

Parik Malintang (ANTARA) - Investor melalui PT Mekar Investama Teknologi (Mekar) mulai menginvestasikan dananya yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah untuk perkebunan jagung di Sumatera Barat (Sumbar) salah satunya di Kabupaten Padang Pariaman guna mewujudkan ketahanan pangan tidak saja di provinsi itu namun juga Indonesia.

"Di Padang Pariaman banyak sekali lahan yang tidak produktif, oleh karena itu kami menyambut baik atas kerjasama (investasi) ini," kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Kecamatan Ulakan Tapakis, Kamis.

Hal tersebut ia sampaikan saat peluncuran Paten Mekar Tani Bajaguang: Dari Ranah Minang untuk Ketahanan Pangan Indonesia di Ulakan Tapakis, Kamis.

Ia mengatakan dengan kerjasama tersebut maka lahan-lahan di Padang Pariaman yang awalnya tidak produktif kemudian berdampak pada ketahanan pangan dan juga ekonomi masyarakat khususnya petani.

Oleh karena itu, lanjutnya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendukung penuh kerjasama investasi pertanian khususnya jagung di daerah tersebut apalagi hal itu juga didukung oleh Kepolisian Daerah Sumbar.

"Harapan kami sebagai pemerintah daerah ada kepingan US Dollar beredar di Padang Pariaman, tentu ini berdampak pada perekonomian petani Sumbar, khususnya di Padang Pariaman. Kami siap menyambut tamu-tamu kita (investor) dari luar negeri," katanya.

John mengatakan Padang Pariaman dikenal sebagai lumbung pangan khususnya untuk padi dan jagung sehingga menurutnya investasi tersebut tidak saja merupakan hasil kerja keras petani namun juga upaya konkret dalam mewujudkan kedaulatan ketahanan pangan nasional. Adapun produksi jagung di Padang Pariaman pada 2024 mencapai 39,1 ribu ton.

Ia mengatakan kedaulatan pangan nasional tersebut juga dicanangkan melalui Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yakni mewujudkan ketahanan pangan dan energi sebagai dasar berdirinya negara yang kuat dan mandiri.

Diketahui investor tersebut menyasar sekitar empat ribu hektare lahan untuk penanaman jagung pada semester pertama di Sumbar.

Sementara itu, CEO Mekar, Pandu Aditya Kristy mengatakan investasi yang dilakukan merupakan sebuah kolaborasi salah satunya dengan PT Mekar Agrifin Teknologi atau Paten Mekar Tani dalam mendukung sektor pertanian.

"Pendanaan yang terbaik adalah yang berdampak. Kolaborasi antara Mekar dengan Paten Mekar Tani adalah kontribusi konkret fintech untuk mendorong pertanian produktif dan memperkuat ketahanan pangan nasional," kata dia melalui keterangan persnya yang di terima ANTARA, Kamis.

Mekar berperan sebagai penghubung dan fasilitator yang menjembatani kolaborasi lintas sektor sekaligus mendatangkan investor dari luar negeri ke Sumbar.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam pengembangan ekosistem pertanian jagung yang berkelanjutan dan penguatan ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal.

Sejalan dengan itu, Direktur Utama Paten Mekar Tani, Ari Irpendi Putra mengatakan program tersebut merupakan wujud lintas sektor dalam menjawab tantangan ketahanan pangan.

Menurutnya ketahanan pangan tidak semata menjadi tanggungjawab pemerintah namun memerlukan kolaborasi dari seluruh pihak mulai dari sektor swasta, penegak hukum, serta petani sebagai aktor utama di lapangan.

Paten Mekar Tani merupakan perusahaan gabungan yang berkhusus pada pengembangan pertanian jagung yang terintegrasi di Sumbar.

Perusahaan ini nantinya tidak saja menyediakan fasilitas produksi pertanian namun juga pendampingan teknis, hingga menyerap hasil produksi pertanian secara langsung di Sumbar.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat membuka peluang investasi sektor ketahanan pangan guna mewujudkan program ketahanan pangan nasional, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkat perekonomian masyarakat setempat.

"Selain memperkuat ketahanan pangan, ini juga membuka peluang usaha baru dan akan menyerap tenaga kerja lokal. Ini langkah yang sangat positif untuk pembangunan daerah,” kata Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis di Parik Malintang.

Ia mengatakan Padang Pariaman memiliki potensi besar di ketahanan pangan karena daerah itu memiliki lahan yang luas dan produktif. Daerah itu juga memiliki perairan yang memiliki potensi besar di bidang perikanan.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.