Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melaksanakan gerakan bersih dengan aksi gotong royong dan penanaman pohon di daerah itu, Rabu.
Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan di Simpang Empat, Rabu, mengatakan gerakan bersih ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di daerah.
"Lingkungan hidup adalah aset berharga yang wajib kita jaga. Kolaborasi seluruh pihak sangat penting untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan," katanya.
Menurutnya penanaman pohon dilakukan secara serentak di berbagai wilayah nagari dan kecamatan melibatkan pemerintah nagari (desa) dan masyarakat.
Kegiatan ini, katanya, bentuk komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan ekosistem demi masa depan yang berkelanjutan.
"Terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Dinas Lingkungan Hidup, forum komunikasi pimpinan daerah serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Mari terus kita jaga lingkungan hidup dan wujudkan Pasaman Barat yang lebih bersih, hijau, dan sehat," katanya.
Gotong royong yang diadakan dimulai dari halaman kantor bupati menuju Masjid Agung Baitul Ilmi melibatkan seluruh pegawai Pemkab Pasaman Barat.
Penanaman pohon secara simbolis dilaksanakan di halaman Masjid Agung Baitul Ilmi diikuti di nagari (desa) yang ada.
Pada kegiatan itu juga diserahkan lebih dari 3.000 unit tong sampah kepada masyarakat melalui camat dan wali nagari.
Selain itu, Bank Nagari menyerahkan deviden tahun buku 2024 sebesar Rp10,3 miliar dan bantuan beasiswa senilai Rp110 juta kepada Pemkab Pasaman Barat.
Selain penyerahan bantuan, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada kelompok penggiat peduli lingkungan.
Pemkab memberikan piagam penghargaan kepada perusahaan yang berpartisipasi dalam pengadaan tong sampah.
Tong yang dibagikan terdiri dari dua jenis, yakni untuk sampah organik dan anorganik.
"Kami berharap masyarakat bisa mulai memilah sampah dari rumah, sehingga pengelolaannya akan lebih mudah dan mendukung terciptanya lingkungan bersih," harap M. Ihpan.
Ia juga mendorong pengembangan ekonomi sirkular, seperti pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar melalui proses pirolisis dan daur ulang, serta pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk.
