Kemendagri dorong ASN manfaatkan lokapasar digital bagi kesejahteraan

id marketplace

Kemendagri dorong ASN manfaatkan lokapasar digital bagi kesejahteraan

Calon pembeli melihat barang furnitur dan interior yang dijual secara daring di Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/12/2024). Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan keyakinan konsumen pada November 2024 tercatat meningkat untuk seluruh kategori pengeluaran, khususnya masyarakat yang belanja kurang atau lebih dari lima juta rupiah yang tercermin oleh salah satunya peningkatan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama dari 107 menjadi sebesar 108,4 poin. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww. (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)

Jakarta (ANTARA) - Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong aparatur sipil negara (ASN) memanfaatkan lokapasar (marketplace) digital untuk meningkatkan kesejahteraan finansial.

Sekretaris Pengurus Korpri Kemendagri Belly Isnaeni dalam acara Pelatihan Pemanfaatan Platform Marketplace Digital di Gedung F Lantai 3, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin, mengatakan pegawai negeri sipil (PNS) di masa lalu ketika berusaha harus melewati berbagai perizinan, tetapi saat ini aturan tersebut telah bertransformasi, dengan adanya marketplace digital.

"Dulu ada prosedur yang kita harus lalui, yaitu kepimpinan, ada izin sana, izin sini, dan alhamdulillah semuanya tidak, tidak ada lagi sekarang, sehingga sebenarnya kita bukan sekadar untuk berusahanya, tapi untuk meningkatkan finansialnya," kata Belly sebagaimaan keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Dia menyampaikan pelatihan pemanfaatan platform marketplace digital telah dibuka secara daring sejak Januari lalu. Kegiatan ini diikuti oleh para ASN di lingkungan Kemendagri.

Dia menyoroti pentingnya memanfaatkan peluang di era digital tanpa mengganggu tugas pokok sebagai ASN, serta bagaimana hal tersebut bisa dilakukan secara berkelanjutan.

Apalagi, berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), baru sekitar 22 persen ASN yang memahami teknologi digital dengan baik.

"ASN 22 persen cuma, yang paham berkait teknologi. Padahal teknologi itu sekarang kita bisa menjadikan perusahaan," ujarnya.

Belly juga membagikan kisah kawannya yang tampak sering bepergian untuk liburan, namun tetap memperoleh penghasilan tinggi melalui usaha daring.

Ternyata kawannya tersebut mengikuti program affiliate marketing dan mendapatkan pemasukan hingga empat kali lipat dari gaji PNS selevel pejabat pimpinan tinggi pratama.

"Ternyata mereka mengikuti affiliate, misalnya mengikuti bisnis, kemudian mereka dapat uang dari Shopee, sehingga dia di mana-mana pun, dia ada di Jogja, dia ada di Maluku, dia ada di Papua, HP-nya bisa menghasilkan uang dan dia berlibur itu setidaknya per hari bisa masuk sekitar Rp1,5 juta," ungkap Belly.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi pelaksanaan pelatihan marketplace ini. Pelatihan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan peserta tentang berbagai peluang untuk menambah penghasilan, bahkan saat bertugas di luar kota.

Ia mengatakan foto-foto saat dinas di luar daerah pun dapat dimonetisasi melalui platform digital.

"Memanfaatkan marketplace digital sebagai saluran produktivitas dan penghasilan finansial. Semoga nanti pertemuan ini, ilmu ini dapat bermanfaat dan menjadi saluran pahala bagi kita semua. Terakhir ingin disampaikan, selamat belajar," ujar dia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendagri dorong ASN manfaatkan lokapasar digital untuk kesejahteraan

Pewarta :
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.