Jakarta, (ANTARA) - Tim identifikasi Polres Metro Jakarta Selatan membantah ada keterlibatan wanita dalam perampokan di Kantor Pegadaian UPC Cipete Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin siang. Kasat Reskrim Polres Jakarta, Ajun Komisaris Besar Hermawan, Senin, mengatakan dari keterangan saksi, selentingan keterlibatan seorang wanita tidak benar. "Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV di lokasi, para pelaku laki-laki semua dengan berbadan tegap," kata Hermawan. Keterangan ini sekaligus membantah kabar bahwa ada seorang perempuan yang terlibat dalam aksi perampokan tersebut. Polres Metro Jakarta Selatan memastikan penjahat jalanan yang merampok Kantor Pegadaian UPC Cipete Raya, Jakarta Selatan sebanyak empat orang. Ke empatnya laki-laki datang dengan menggunakan penutup muka. Kata Hermawan, pelaku menggunakan dua unit sepeda motor saat ke lokasi. Sesampainya di lokasi pelaku langsung masuk dengan menggunakan helm dan cadar. "Mereka menodongkan pistol rakitan dan memerintahkan untuk membuka brankas dan mengambil uang di kasir," jelasnya. Saat kejadian berlangsung, tambahnya, ada empat orang karyawan yang ada di dalam kantor. Selain memeriksa CCTV, polisi juga mengambil keterangan dari dua orang karyawan dan dua orang warga yang melihat kejadian. Hermawan menambahkan, para pelaku perampokan kantor itu dengan menggunakan senjata api rakitan. Berdasarkan gambar yang tampak dalam CCTV terlihat salah satu pelaku membawa senjata api. "Seorang yang bawa senjata. Senjata rakitan itu, karena terlihat jeles sekali," kata Hermawan. Dia memastikan, pelaku yang menggunakan pistol hanya satu orang. Polisi juga menemukan selongsong peluru dari lokasi. "Pelaku melepaskan tembakan satu kali di luar Pegadaian," tambahnya. Pelaku mengambil emas di dalam brankas dan uang tunai di laci kasir. Nilai total kerugian belum diketahui secara pasti. Menurut Hermawan, petugas kantor Pegadaian sedang melakukan penghitungan atas barang-barang yang dibawa perampok. Aksi perampokan tersebut merupakan aksi kedua pada hari yang sama. Sebelumnya, kawanan perampok menyatroni Kantor Pegadaian Fatmawati. Pimpinan Wilayah IX Perum Pegadaian Jakarta 2, Effendi Sinaga, mengatakan aksi di Pegadaian Fatmawati berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. "Satpam dibekap semua," kata Effendi saat dikonfirmasi. Namun, para perampok tidak mendapatkan apa pun di kantor Fatmawati. Semua barang berharga sudah diamankan di lokasi terpisah. "Tidak ada barang di Fatmawati, sudah disimpan di tempat aman," kataya. Di kantor pengadaian UPC Cipete, para perampok berhasil menggasak sejumlah barang. Namun Effendi belum mengetahui detail apa saja yang diambil. Termasuk total kerugiannya. "Saya masih menunggu laporan dari sana," lanjutnya. (*/sun)
Berita Terkait
Maarten Paes bantah rumor kepergiannya dari FC Dallas
Jumat, 26 Desember 2025 13:35 Wib
TNI bantah video bantuan ke Sumatera berupa kardus kosong
Selasa, 23 Desember 2025 14:22 Wib
Mantan Sekda Agam bantah pukul Ketua LSM Garuda Sumbar
Minggu, 21 Desember 2025 13:13 Wib
Xabi Alonso bantah ada konflik antara dirinya dengan Vinicius
Kamis, 27 November 2025 4:37 Wib
Pramono bantah isu petugas Ragunan bawa pulang pakan harimau
Kamis, 20 November 2025 10:02 Wib
Joan Laporta bantah rumor kembalinya Lionel Messi ke Barcelona
Kamis, 13 November 2025 6:03 Wib
Pengacara PT BRN bantah lakukan pembalakan hutan di Mentawai
Rabu, 22 Oktober 2025 17:15 Wib
Dedi bantah Jabar endapkan APBD di deposito dan usul Menkeu buka data
Rabu, 22 Oktober 2025 9:03 Wib
