OCBC NISP Tanam Bakau di Kepulauan Seribu

id OCBC NISP Tanam Bakau di Kepulauan Seribu

Jakarta, (Antara) - Bank OCBC NISP dan OCBC Bank Singapura melakukan penanaman bibit bakau di Pulau Karya Kepulauan Seribu sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR/Corporate Sosial Responsibiity) untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia. "CSR kali ini agak khusus karena beberapa orang dari OCBC Bank Singapura ikut bergabung menanam bakau di Kepulauan Seribu," kata Direktur Utama OCBC NISP Parwati Surjaudjaja sebelum pemberangkatan ke Kepulauan Seribu di Ancol, Jakarta, Kamis. Parwati mengatakan penanaman bibit bakau merupakan CSR OCBC NISP bertema lingkungan yang pertama kali dilakukan. Selain menanam 10.000 bibit bakau, OCBC NISP dan OCBC Singapura juga akan melepas 150 ekor tukik (anak penyu) di perairan Jakarta. Selain itu, OCBC NISP dan OCBC Singapura juga akan memperbaiki rumah baca yang ada di Pulau Pramuka dan menyumbangkan sekitar 200 buku sebagai bahan bacaan anak-anak nelayan yang ada di pulau tersebut. "CSR kami selama ini ada tiga tema, yaitu lingkungan, pendidikan dan sosial. CSR di Kepulauan Seribu kali ini mengombinasikan ketiga tema itu," tutur Direktur OCBC NISP Rama P Kusumaputra. Parwati mengatakan memilih penanaman bakau sebagai CSR karena tanaman tersebut dapat menahan abrasi air laut dan menjadi mata pencaharian serta sumber kehidupan yang berkesinambungan bagi masyarakat di Pulau Karya. "Penyu sebagai binatang yang dilindungi juga perlu dilestarikan, karena itu kami melepas tukik ke laut lepas," katanya. Selain itu, kata Parwati, kerja sama CSR itu juga bisa memperkenalkan Indonesia dan Jakarta kepada karyawan OCBC Singapura. Terdapat 20 karyawan OCBC Singapura yang bergabung dalam kegiatan tersebut. "Rata-rata mereka baru satu-dua kali datang ke Jakarta, itu pun unt4ggunakan biaya sendiri untuk bergabung dengan CSR kami," tuturnya. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.