OCBC NISP Jalin Kerja Sama Pemasaran Reksadana

id OCBC NISP Jalin Kerja Sama Pemasaran Reksadana

Jakarta, (Antara) - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dan PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP) menjalin kerja sama untuk memperluas pemasaran produk reksadana perusahaan manajer investasi tersebut. "Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi kedua perusahaan dalam menyediakan produk reksadana untuk masyarakat segmen emerging, mass afluent dan high net worth," kata Direktur Utama MAMI, Legowo Kusumonegoro dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa. MAMI saat ini menempati peringkat tiga besar di Indonesia dalam total dana kelolaan yaitu mencapai sebesar Rp48,57 triliun (per akhir September 2014). Sementara OCBC NISP merupakan bank swasta nasional di Indonesia dengan total dana pihak ketiga mencapai Rp79,5 triliun (per akhir September 2014). "Jaringan kantor cabang OCBC NISP yang tersebar luas di berbagai wilayah Indonesia memberikan peluang yang besar bagi pertumbuhan jumlah dana kelolaan dan jumlah investor reksa dana kami," kata Legowo. Menurut dia, reksadana saham merupakan salah satu kendaraan investasi yang paling diminati masyarakat Indonesia, termasuk bagi para nasabah Bank OCBC NISP. Melalui kerja sama itu, OCBC NISP menawarkan dua produk reksadana kelolaan MAMI kepada nasabahnya: Manulife Dana Saham (MDS) dan Manulife Greater Indonesia Fund (MGIF). Reksadana yang dikelola MAMI tersebut akan dipasarkan di kantor-kantor cabang OCBC NISP seluruh Indonesia. Direktur OCBC NISP Andrae Krishnawan W mengatakan selaras dengan komitmen untuk senantiasa menjadi mitra terbaik, OCBC NISP menyediakan beragam solusi atas kebutuhan nasabah melalui pilihan produk dan layanan investasi. "Karena itu kami menyambut baik kerja sama dengan MAMI sebagai perusahaan manajer investasi yang berpengalaman dalam mengelola produk reksadana. Kami optimis kolaborasi ini dapat membawa pengaruh positif bagi kedua belah pihak dan juga nasabah," katanya. MAMI memiliki 18 orang anggota tim investasi profesional dalam mengembangkan dan menangani produk investasi saham dan pendapatan tetap. MAMI telah mendapatkan pengakuan dan penghargaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. MAMI berdiri sejak 1996 dan merupakan salah satu perusahaan manajer investasi di Indonesia, dengan total dana kelolaan sejumlah Rp 48,57 triliun (termasuk aset dalam penasihatan investasi) per 30 September 2014. MAMI merupakan perusahaan manajer investasi pertama di Indonesia yang meluncurkan reksadana saham khusus untuk investor institusi di Indonesia melalui produk reksadana Manulife Institutional Equity Fund. Selain itu, MAMI juga merupakan manajer investasi pertama di Indonesia yang meluncurkan reksadana saham berdenominasi dolar AS yang diberi nama Manulife Greater Indonesia Fund. Sementara OCBC NISP (sebelumnya dikenal dengan nama Bank NISP) merupakan bank tertua keempat di Indonesia, yang didirikan 4 April 1941 di Bandung dengan nama NV Nederlandsch Indische Spaar En Deposito Bank. OCBC NISP kemudian berkembang menjadi bank yang melayani segmen usaha kecil dan menengah (UKM). OCBC NISP resmi menjadi bank komersial pada tahun 1967, bank devisa pada tahun 1990 dan menjadi perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1994. Reputasi OCBC NISP yang baik serta pertumbuhannya yang menjanjikan telah menarik perhatian International Finance Corporation (IFC), bagian dari Grup Bank Dunia, yang kemudian menjadi pemegang saham pada tahun 2001-2010 dan dari OCBC Bank-Singapura yang kemudian menjadi pemegang saham OCBC NISP. OCBC Bank-Singapura akhirnya menjadi pemegang saham pengendali melalui serangkaian akuisisi dan penawaran tender sejak tahun 2004. OCBC Bank-Singapura saat ini memiliki saham sebesar 85,06 persen di Bank OCBC NISP. (*/sun)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.