Indra Catri ingin tradisi di Sumatera Barat tetap lestari

id Indra catri, Gerindra, Sumbar, Pilgub, Pilkada 2020, berita Sumbar

Indra Catri ingin tradisi di Sumatera Barat tetap lestari

Calon Wakil Gubernur Sumbar Indra Catri (Istimewa)

Sijunjung, (ANTARA) - Calon Wakil Gubernur Sumbar Indra Catri menginginkan tradisi adat yang ada di daerah itu tetap lestari, salah satunya Tradisi bakaua adat di Nagari Lubuak Tarok, Kecamatan Lubuak Tarok, Sijunjung yang masih lestari hingga hari ini.

Bakaua adat merupakan tradisi turun temurun sebagai ucapan syukur setelah panen hasil pertanian di suatu daerah yang digelar di Sijunjung, Senin.

“Alhamdulillah tradisi Bakaua masih dipertahankan masyarakat Lubuak Tarok hingga kini. Tradisi seperti ini harus dilestarikan,” kata Indra Catri saat diundang pemangku adat Nagari Lubuak Tarok.

Indra Catri terkesan terhadap kegiatan adat tersebut karena merupakan perwujud antara adat dan syarak sebab di dalamnya terdapat beberapa kegiatan, seperti tahlilan, tarian khas Lubuak Tarok, dan kaul.

“Ganggam arek adat jo syarak, ka langik tuah malambuang,” ujarnya.

Dirinya ingin kegiatan adat seperti itu dilestarikan oleh generasi penerus bangsa.

Ia berpendapat bahwa melalui acara adat itu nilai-nilai moral di tengah masyarakat terus hidup.

“Ke depan akan kita kemas lebih baik karena kegiatan seperti ini juga harus mendapat perhatian,” katanya

Sementara itu, Pucuk Adat Nagari Lubuak Tarok Firman Bagindo Tan Ameh mengatakan hadirnya Indra Catri dalam kegiatan itu merupakan momentum yang baik untuk sekaligus bersilaturahmi.

“Saya menumpangkan harapan besar kepada Indra Catri. Jika terpilih pada Pilgub Sumbar kali ini, semoga persolan adat dan budaya lebih diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Secara hukum, kata Firman, negara sudah mengatur perihal kerajaan, keraton, dan lembaga adat lainnya namun, dalam perwujudannya, perhatian terhadap kelestarian adat budaya masih kurang.

“Hukum ada juga sangat lemah. Kami harap ini menjadi tanggung jawab kita bersama ke depan,” katanya.
Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar