Sisa jembatan Kayu Gadang Padang Pariaman ambruk, timbulkan lima korban

id Jembatan, lima korban, diperbaiki, kayu gadang, padang pariaman

Sisa jembatan Kayu Gadang Padang Pariaman ambruk, timbulkan lima korban

Sejumlah warga melihat proses evakuasi korban ambruknya sisa jembatan Kayu Gadang, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumbar. (Antara/istimewa)

Parit Malintang (ANTARA) - Sisa jembatan Kayu Gadang, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ambruk sekitar pukul 16.00 WIB saat pembongkaran akibatnya menimbulkan lima korban yang merupakan pekerja.

"Empat korban telah dibawa ke RSUD Padang Pariaman, yang satu di antara empat orang tersebut meninggal dunia sedangkan satu lagi (hingga pukul 18.00 WIB) masih dilakukan evakuasi," kata Kapala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya di Parit Malintang, Selasa.

Ia mengatakan jembatan tersebut dibongkar karena akan dilakukan pembangunan jembatan permanen dengan nilai kontrak sekitar Rp22 miliar yang dananya dari pemerintah pusat.

Untuk membangun jembatan tersebut maka pihak kontraktor membongkar jembatan darurat yang dibangun pada akhir 2017 serta sisa jembatan yang lama.

"Salah satu sisi jembatan sudah selesai dibongkar, bahkan pagi tadi dilakukan pemancangan," katanya.

Sekarang, lanjutnya pekerja membongkar sisa jembatan di sisi lainya namun ambruk saat pengerjaan.

Ia mengatakan pihaknya saat ini sedang mengkaji penyebab ambruknya jembatan yang sedang dibongkar tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, jembatan Kayu Gadang ambruk pada 2017 lalu yang menimbulkan korban jiwa, lalu pemerintah membangunkan jembatan darurat dengan memanfaatkan bangunan jembatan lama guna mempermudah akses warga.

Akibat peristiwa tersebut lokasi jembatan didatangi oleh warga dan pejabat setempat untuk melihat kondisi di lokasi jembatan.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar