Lubuk Sikaping, Sumbar (ANTARA) - Masyarakat Nagari (desa adat) Padang Gelugur Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat memanfaatkan dana bantuan melalui Program Pembangunan Partisipatif Berbasis Nagari (P2BN) dari pemerintah setempat untuk pengembangan bidang peternakan untuk peningkatan perekonomian. "Setelah melakukan pengkajian yang cukup mendalam kami memanfaatkan dana P2BN untuk mengembangkan peternakan, khususnya itik," kata Wali Nagari Padang Gelugur Saharuddin di Padang Gelugur, Jumat. Dia menyebutkan, saat ini sudah ada delapan kelompok peternak itik yang berada di empat kejorongan (dusun) di Nagari Padang Gelugur yakni Jorong Sentosa, Selamat, Makmur dan Bahagia yang siap untuk mengembangkan usaha peternakan tersebut yang didanai dari program P2BN. Setiap kejorongan di Padang Gelugur terdapat dua kelompok peternak itik yang dibantu melalui program P2BN tersebut sebesar Rp25 juta untuk setiap kelompok. "Kucuran tahap pertama bantuan dari program P2BN ini sudah diterima kelompok peternak itik di empat kejorongan. Saat ini setiap kelompok tengah melakukan pembuatan kandang," kata dia. Dikatakannya, tahun ini Pemerintah Kabupaten Pasaman melalui program P2BN mengalokasikan untuk nagari tersebut sebesar Rp200 juta yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pembangunan berasaskan kebutuhan masyarakat setempat. Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp70 juta. "Sesuai kesepakatan pada musyawarah di setiap kejorongan yang telah kami lakukan, ternyata masyarakat sepakat untuk mengalokasikan seluruh dana ini untuk mengembangkan usaha ternak itik," ujar dia. Program P2BN merupakan salah satu produk unggulan yang diprogramkan oleh Pemkab saat ini. Program ini mengadopsi sistem PNPM-MP dengan tujuan pemberdayaan kepada masyarakat dalam meningkatkan pembangunan. Pelaksanaan pembangunan melalui program ini dikelola langsung oleh pemerintah nagari bersama masyarakat setempat dengan tujuan untuk penguatan fungsi kelembagaan nagari. "Dampak dari program P2BN ini cukup baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kita mengharapkan melalui kerjasama semua pihak agar hal ini dapat menjadi lebih meningkat dari tahun ke tahun sehingga manfaatnya dinikmati bersama," ujar dia. (*/cpw6/wij)
Berita Terkait
Penyintas banjir Agam manfaatkan layanan pengobatan gratis PMI
Senin, 26 Januari 2026 14:15 Wib
Gekrafs ajak penyintas banjir manfaatkan Nagari Creatif Hub
Kamis, 22 Januari 2026 20:34 Wib
Semen Padang FC gagal manfaatkan penalti hadapi Persis Solo
Minggu, 11 Januari 2026 16:40 Wib
Gagal manfaatkan peluang jadi penyebab Arema kalah dari Persita
Rabu, 31 Desember 2025 9:22 Wib
Masyarakat manfaatkan layanan yang buka saat libur Nataru, urus tanah secara mandiri jadi lebih mudah
Senin, 29 Desember 2025 18:42 Wib
Masyarakat mulai manfaatkan pengurusan layanan pertanahan di hari pertama libur Nataru
Jumat, 26 Desember 2025 14:13 Wib
Alex Indra Lukman sebut daerah bisa manfaatkan kayu bekas banjir untuk bangun huntara/huntap
Selasa, 23 Desember 2025 16:29 Wib
Untuk relokasi, Mensesneg instruksikan Pemprov Sumbar manfaatkan tanah negara
Selasa, 16 Desember 2025 12:24 Wib
