Mulai 17 Agustus, Padang berlakukan pembayaran nontunai untuk Trans Padang

id trans padang, pembayaran nontunai

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)

Padang, (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, akan memberlakukan sistem pembayaran nontunai bagi penumpang bus Trans Padang secara menyeluruh mulai 17 Agustus 2019.

"Jika sebelumnya bagi yang tidak punya kartu uang elektronik masih bisa membeli karcis, mulai 17 Agustus 2019 akan diterapkan kebijakan wajib nontunai," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri di Padang, Kamis.

Menurut dia, kebijakan ini diambil selain untuk mencegah kebocoran ongkos penumpang juga sebagai bentuk efisiensi.

Untuk mencetak karcis saja harus keluar biaya Rp200 juta setahun,kalau sudah nontunai tentu tidak ada lagi penggunaan karcis, ujarnya.

Ia memastikan fasilitas pembayaran nontunai sudah tersedia di setiap unit bus terutama di koridor I menghubungkan Pusat Kota-Lubuk Buaya Padang.

Tidak hanya itu kami juga akan menyediakan fasilitas pembayaran dengan gopay selain Brizi yang sudah ada saat ini, ujarnya.

Kemudian dalam rangka ulang tahun kota Padang ke-350 tahun dan HUT RI ke-74 mulai 17 Agustus penumpang yang menggunakan kartu Brizi hanya dipotong ongkos Rp2.500 dari tarif normal Rp3.500.

"Untuk anak sekolah hanya dipotong Rp500 sekali jalan dari tarif normal Rp1.500," kata dia.

"Ini merupakan kebijakan dari BRI hingga 24 Agustus 2019," lanjut dia.

Terkait sarana pengisian ulang uang elektronik sudah disediakan di sejumlah halte Trans Padang mulai dari Halte Asia Biskuit, UNP, Basko, AKBP, Gor Agus Salim dan SMP 1.

"Jadi warga tak perlu khawatir kesulitan untuk membeli dan mengisi saldo uang elektronik kartu Brizi," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar