Sempat kejar-kejaran, 31 pelajar yang bolos akhirnya diamankan

id Pelajar Bolos,Satpol PP Agam

Kasi OP Satpol PP Damkar Kabupaten Agam, Yul Amar memberikan pembinaan kepada siswa yang bolos. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Lubukbasung, (ANTARA) - Sempat terjadi aksi kejar-kejaran, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akhirnya menjaring 31 siswa SMA dan SMP yang berada di warung saat jam pelajaran, Senin.

Kasie Operasi Satpol PP Damkar Agam, Yul Amar di Lubukbasung, Senin, mengatakan ke 31 siswa itu berasal dari siswa SMAN 3 Lubukbasung 16 orang, SMPN 1 Baso tiga orang, SMP Tarbiah Canduang empat orang.

Selain itu SMKN Baso dua orang, MTs Tanjung Medan tiga orang dan PKBM Kasih Bundo dua orang.

"Mereka terjaring saat mereka sarapan di warung depan sekolah. Saat anggota datang, sebagian mereka mencoba untuk melarikan diri, namun bisa diamankan," katanya.

Khusus siswa SMAN 3 Lubukbasung, mereka tersebut langsung dibawa ke sekolah untuk pembinaan.

Setelah itu, mereka diserahkan ke pihak sekolah untuk melakukan pembinaan selanjutnya.

Sementara 15 siswa di Baso, Canduang dan lainnya langsung dibawa ke kantor Camat Baso untuk pembinaan.

"Setelah pembinaan dilakukan, mereka kita serahkan ke sekolah," katanya.

Ia menambahkan, siswa SMAN 3 Lubukbasung ini ditertibkan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat setempat adanya siswa yang bolos.

Saat itu, tambahnya, Kepala Satpol PP Damkar Agam menjadi inspektur upacara di sekolah tersebut.

Mendapat informasi ini, anggota yang menampingi pimpinan ke sekolah itu langsung menertibkan siswa yang bolos.

"Penertiban di Baso, Canduang dan lainnya merupakan operasi rutin yang dilakukan Satpol PP Damkar dan Camat Baso," katanya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar