39 pelajar diamankan, membolos dan akan tawuran

id satpol pp Solok,pelajar bolos,berita solok,info solok,sumbar terkini

39 pelajar diamankan, membolos dan akan tawuran

Ilustrasi. (ANTARA SUMBAR/Tri Asmaini)

Solok,  (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan 39 pelajar SMP karena diduga membolos dan terindikasi pelanggaran Perda no.8/ 2016 tentang pencegahan dan pemberantasan penyakit masyarakat, tawuran.

"39 pelajar yang diamankan ini ditemukan di dua lokasi, empat orang di SMPN 4 Kota Solok dan 35 pelajar lainnya ditemukan di SMPN 3 Kota Solok," kata Kasatpol PP dan Damkar Orri Afillo melalui Kasi Ops Rico Saputra di Solok, Jumat.

Rico menjelaskan empat pelajar dari 39 pelajar yang diamankan ini terindikasi akan melakukan tawuran dengan pelajar di SMPN 4 Kota Solok.

Sedangkan 35 pelajar lainnya saat diamankan ke markas Pol PP tidak ada melakukan perlawanan.

"Karena mereka juga mengakui kesalahannya, berkeluyuran di jam sekolah, dan memang tugas kami menertibkan," ujarnya.

Untuk memberikan efek jera kepada para pelajar tersebut, mereka diminta hormat bendera selama kurang lebih setengah jam.

Kemudian pelajar tersebut juga diminta membuat perjanjian yang ditandatangani dengan materai.

"Kami sengaja meminta pelajar tersebut membuat surat perjanjian yang disertai tanda tangan diatas materai, supaya pelajar tersebut tidak mengulangi perbuatan yang sama," katanya.

Jika, mereka masih tertangkap lagi karena melanggar peraturan yang sama, maka akan dikirim ke panti rehabilitasi remaja Biaro.

Ia juga berharap dengan ditangkapnya 39 pelajar tersebut bisa memberikan pelajaran bagi pelajar lainnya, agar tidak melakukan hal yang sama, dan lebih mengutamakan kewajibannya sebagai pelajar di sekolah.

Riko juga menghimbau kepada orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya sehingga tidak terjerumus pada hal negatif.

"Orangtua diharapkan lebih memperhatikan setiap kegiatan anaknya, karena melihat perkembangan saat ini, semakin banyak remaja yang terlibat hal- hal negatif," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar