
Polisi: Arus lalu lintas meningkat 20 persen pada H+7 Lebaran

Kota Padang (ANTARA) - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) AKP Pifzen Finot menyebutkan arus lalu lintas dan mobilitas kendaraan arus balik pada H+7 Lebaran meningkat sekitar 20 persen.
"Perkiraan kami hari ini mobilitas kendaraan arus balik di wilayah hukum Polres Padang Panjang meningkat 20 persen dibandingkan hari sebelumnya," kata Kasat Lantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot saat dihubungi di Padang, Sabtu.
AKP Finot mengatakan peningkatan mobilitas kendaraan pemudik tersebut datang dari arah Kota Padang tujuan Kota Bukittinggi maupun sebaliknya, namun lebih dominan arah ke Kota Bukittinggi.
"Kendaraan roda dua dan empat lebih dominan ke arah Kota Bukittinggi," ujarnya.
Pada H+7 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kepadatan kendaraan roda dua maupun roda empat paling tinggi terjadi dari persimpangan MTsN Ganting hingga ke arah Kota Bukittinggi. Meskipun terjadi perlambatan imbas lonjakan volume kendaraan, beruntungnya tidak ada insiden kecelakaan lalu lintas.
"Di titik-titik perlambatan itu laju kendaraan sekitar 20 hingga 30 kilometer per jam, dan tidak ada insiden kecelakaan lalu lintas," sebut dia.
Selain volume kendaraan yang meningkat pesat, perlambatan tersebut juga dikarenakan adanya bus-bus pariwisata yang cukup kesulitan menaiki tanjakan di sekitar daerah Koto Baru.
"Bus pariwisata ini agak lambat naik ke atas sehingga kendaraan di belakangnya juga tertahan atau mengalami perlambatan," jelas dia.
Ia menambahkan pada H+7 Lebaran Polres Padang Panjang menyiagakan sekitar 30 personel untuk mengamankan arus balik. Selain di persimpangan MTsN Gantiang, petugas juga disiagakan di kawasan Jalan Lembah Anai.
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
