Ada lansia keren di Pariaman, produktif hingga tua dari buka usaha hingga pengrajin sulaman (Video)

id Lansia Pariaman,pariaman,sumbar,lansia produktif

Sejumlah lanjut usia di Kota Pariaman, Sumatera Barat sedang menyulam di Rumah Lansia Sehat Sentosa, Selasa (9/7). (Antara Sumbar/Aadiaat M. S)

Pariaman, (ANTARA) - Upaya Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat dalam menjaga warganya yang sudah lanjut usia (lansia) agar tetap produktif patut diacungi jempol.

Terbukti sekitar 35 persen dari 12.637 jumlah lansia di daerah itu masih produktif, dan memiliki kegiatan mulai dari membuka usaha hingga menjadi pengrajin sulaman.

Apa rahasianya?, Kami membuat pusat kegiatan para lansia yang diberi nama Rumah Lansia Sehat Sentosa, kata Wali Kota Pariaman Genius Umar pada acara Lomba Lansia Sehat dan Senam Lansia tingkat Sumbar di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan pusat kegiatan tersebut telah diresmikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak beberapa waktu lalu.

Di rumah tersebut para lansia memiliki sejumlah kegiatan di antaranya senam, membaca, mengaji, bahkan menyulam yang dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu.

"Dengan kegiatan tersebut maka para lansia tidak merasa sendirian di rumah," katanya.

Ia mengatakan dengan dibangunnya rumah yang memiliki sejumlah kegiatan itu, maka lansia di daerah tersebut merasakan kehadiran pemerintah yang bertanggungjawab terhadap warganya mulai dari dalam kandungan hingga meninggal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pariaman, Nazifahmengatakan di daerah itu terdapat 3.808 lansia laki-laki dan 5.270 lansia perempuan, sedangkan lansia restisebanyak 1.326 laki-laki dan 2.233 perempuan.

"Sedangkan pralansia yaitu 6.402 laki-laki sedangkan perempuan 6.560 orang," ujarnya.

Ia menjelaskan pralansia berada pada usia 45 hingga 59 tahun, lalu lansia pada usia 60 sampai 69 tahun, sedangkan lansia resti yaitu 70 tahun ke atas.

Sementara itu Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Sumbar,Nevi Irwan Prayitno mendorong pemerintah daerah agar mengoptimalkan produktifitas lansia.

"Di luar negeri banyak lansia yang masih produktif bahkan hingga meninggal, hal itu karena sistem pemerintahannya yang memberikan perhatian kepada lansia," ujar dia.

Ia mengatakan para lansia di akhir usianya harus menikmati apa yang disenanginya sedangkan yang muda-muda harus memperhatikannya.

Ia mengapresiasi Pemkot Pariaman yang telah membangun rumah lansia dan hal tersebut menurutnya harus ditiru oleh pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Sumbar.

Lomba lansia sehat dan senam lansia tingkat provinsi itu diikuti 12 kabupaten dan kota di Sumbar guna memperingati hari lansia nasional ke-23. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar