Sumbar: Pariaman daerah ekonomi strategis

id HUT Pariaman,Genius Umar

Sumbar: Pariaman daerah ekonomi strategis

(Antara Sumbar/Aadiat MS)

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menilai Kota Pariaman merupakan daerah ekonomi strategis untuk dikembangkan karena berada di perlintasan antar kabupaten dan provinsi serta potensi wisata yang besar.

"Dengan potensi itu maka Pariaman dapat berkembang dengan cepat," kata Guburnur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Pemerintahan Sumbar Iqbal Rama Dipayana pada Rapat Paripurna Istimewa HUT Kota Pariaman yang ke-17, di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan potensi tersebut harus segera dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Pariaman bersama DPRD dan warga sempat guna meningkatkan perekonomian di daerah itu.

"Jadi potensi ini dapat bermanfaat jika pemerintah dan warganya berbenah," katanya.

Ia menyadari dalam pemanfaatan potensi tersebut akan mendapatkan hambatan dalam bidang penganggaran karena membutuhkan dana yang besar meskipun dalam pembangunannya juga diikutsertakan perantau.

Oleh karena itu, lanjutnya Kota Pariaman membutuhkan investor dari luar daerah itu namun pemerintah setempat harus berhati-hati dalam menerima orang yang menginvestasikan dananya ke daerah yang dikenal dengan kota tabuik itu.

Ia meminta dalam pemanfaatan potensi tersebut Pemerintah Kota Pariaman mengikutsertakan warga di daerah itu sehingga tidak menjadi penonton di daerahnya.

Sementara itu, Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan pihaknya berencana menjadikan sepanjang pantai kota itu sebagai objek wisata unggulan dan menjadi salah satu tujuan utama wisatawan baik di Sumbar maupun nasional.

"Kami juga membuat program satu keluarga satu sarjana guna mempersiapkan warga dari segi sumber daya manusia," ujarnya.

Ia menyampaikan saat ini pihaknya menjadikan daerah sebagai kota tepi air atau waterfront city serta membangun revitalisasi Pasar Pariaman yang dananya dari pemerintah pusat.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar