Warga keberatan lahannya digunakan, Sumbar usulkan perubahan trase tol Padang-Sicincin

id pembangunan tol Padang-sincincin

Warga keberatan lahannya digunakan, Sumbar usulkan perubahan trase tol Padang-Sicincin

Salah seorang warga mengacungkan tangan ingin menyampaikan aspirasinya pada Rapat Tim Kajian Keberatan Masyarakat atas Pembangunan Jalan Tol Ruas Padang-Sicincin di Kantor Bupati Padang Pariaman, Sumbar, Senin (22/4). (Antara Sumbar / Aadiaat M.S)

Parit Malintang, (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengusulkan perubahan trase tol Padang-Sicincin kepada pemerintah pusat karena adanya warga Kabupaten Padang Pariaman yang keberatan terkait jalur yang digunakan.

"Ada dua titik di Padang Pariaman yang keberatan lahannya digunakan sebagai jalur tol,"kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit usai rapat dengan warga di Kantor Bupati Padang Pariaman, Senin.

Ia menyebutkan dua titik tersebut yaitu Kecamatan 2x11 Enam Lingkung dan Lubuk Alung dengan alasan jalur yang digunakan merupakan lahan produktif, untuk usaha, dan tanah ulayat.

Keberatan tersebut telah disampaikan langsung oleh warga kepada pihaknya dalam Rapat Tim Kajian Keberatan Masyarakat atas Pembangunan Jalan Tol Ruas Padang-Sicincin di Kantor Bupati Padang Pariaman siang ini.

Ia mengatakan berdasarkan keberatan tersebut pihaknya memutuskan untuk mengusulkan pemindahan trase tol Padang-Sicincin kepada pemerintah pusat.

"Oleh karena itu kami minta pengertian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," katanya.

Ia menjelaskan perubahan tersebut tidak untuk semua trase jalur namun hanya untuk di daerah 2x11 Enam Lingkung danLubuk Alung.

"Pada prinsipnya masyarakat menerima pembangunan jalan tol, namun trase harus diubah," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat 2x11 Enam Lingkung Alwi (68) mengatakan pihaknya tidak menolak adanya pembangunan tol di daerah itu karena hal tersebut merupakan program strategis nasional.

"Namun lokasi yang digunakan untuk trase merupakan lahan produktif dan merupakan rumah penduduk," ujarnya.

Ia menegaskan jika pemerintah mau memindahkan trase tol maka pihaknya akan menunjukkan lokasi yang dapat dijadikan trase tol.

"Jarak lokasinya sekitar dua sampai tiga kilometer dari trase yang ditetapkan sekarang," tambahnya. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar