Lestarikan populasi ayam kukuak balenggek, Pemkab Solok gelar lomba

id Ayam kukuak balenggek,Ayam Langka,Gusmal

Bupati Solok Gusmal membuka lomba ayam kukuan balenggek di Arosuka, Senin (8/4). (ANTARA SUMBAR/Tri Asmaini)

​​​​​​​Arosuka (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok menggelar lomba ayam kukuak balenggek atau lomba tingkat kokok ayam terbanyak dapat melestarikan budaya dan populasi ayam tersebut di daerah itu.

"Ayam kukuak balenggek merupakan fauna langka sebagai maskot Kabupaten Solok yang menjadi Tugu Ayam kukuak Balenggek di taman depan Kantor Bupati," kata Bupati Solok, Gusmal saat membuka acara tersebut di Arosuka, Senin.

Dengan diadakannya lomba ini secara rutin, pihaknya mengharapkan ayam kukuak balenggek tidak punah dan menjadi festival tahunan yang rutin diadakan.

Pemerintah sangat antusias dan bangga dengan adanya lomba ayam kukuak balenggek yang merupakan unggas asli dari Kabupaten Solok.

Ia berharap dengan kegiatan ini dapat mendorong tumbuh kembangnya penangkar ayam kukuak balenggek, sehingga melestarikan budidaya ayam kukuak balenggek tersebut.

Gusmal memgimbau agar Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar juga membentuk UPT untuk pemeliharaan Ayam Kukuak Balenggek di Kabupaten Solok.

Sementara itu, Ketua Panitia Admaizon mengatakan lomba ayam kukuak balenggek yang dilaksanakan berskala Propinsi dengan peserta berasal dari beberapa Kabupaten dan Kota di Sumbar dan juga dari daerah Riau.

Ia menyebutkan kategori yang dilombakan ada dua, yaitu boko dan landiak.

"Lomba ini untuk melestarikan plasma nutfah yang bernilai tinggi, Dinas Pertanian akan memfasilitasi pembentukan Asosiasi Ayam Kukuak Balenggek (AKB) Kabupaten Solok," ujarnya.

Acara juga dihadiri Kadis Pertanian Kabupaten Solok Admaizon, Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar Erinaldi, Kadis Perhubungan Provinsi Sumbar Heri Nofiardi. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar