Pemkab Tanah Datar Jadikan Jalan Cindua Mato Batusangkar kawasan Car Free Day

id Irdinansyah Tarmizi

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi saat memberikan sambutan pada acara road race di kawasan lapangan Cindua Mato Batusangkar, Minggu (24/2). (Antara Sumbar/Etri Saputra)

Batusangkar, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat menjadikan Jalan Cindua Mato tepatnya di kawasan depan benteng Van Der Capellen Batusangkar sebagai kawasan Car Free Day (CFD) setiap hari Minggu.

"Jalan sekitar lapangan Cindua Mato ini merupakan kawasan yang ideal untuk dijadikan CFD. Selain untuk pemakai jalan kaki juga ada sarana berolahraga lainnya di sekitar lapangan," kata Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi di Batusangkar, Senin.

Ia mengatakan pada setiap Minggu pagi masyarakat Batusangkar bisa menikmati Jalan Cindua Mato untuk berolahraga karena kawasan itu akan bebas kendaraan, juga bisa menikmati makan tradisional di pasar Van Der Capellen.

Direncanakan selain untuk CFD Jalan Cindua Mato juga akan dibuka untuk sarana latihan balap motor bagi generasi muda, sekaligus pembinaan mental generasi muda agar sadar berlalu lintas.

Untuk keamanan, ia meminta Satuan Polisi Lalu Lintas bekerja sama dengan Dinas Perhubungan setempat untuk mengatur pelaksanaanya dan keamanan selama pelaksanan CFD berlangsung.

"Kita akan atur jadwalnya dari pukul 06.00 sampai 09.00 WIB digunakan untuk CFD. Kemudian pukuk 10.00-12.00 Wib siang akan digunakan untuk pemuda latihan balap motor," katanya.

Gunanya adalah pembinaan untuk generasi muda agar tidak ada lagi yang melakukan balap liar di Batusangkar.

Sebelumnya Kapolres Tanah Datar Bayuaji Yudha Prajas mengatakan pihaknya komitmen meminimalkan angka kecelakaan di jalan raya denga menggandeng generasi muda melalui 'savety milenial festival'.

Selain itu Polres Tanah Datar telah mengadakan kejuaraan motor cross di sirkuit MX Bhayangkara Bukit Gombak dan road race di kawasan lapangan Cindua Mato Batusangkar.

"Acara ini kami persembahkan untuk generasi muda agar menyalurkan bakatnya di lintasan balap bukan di jalan raya," katanya.

Ia mengimbau generasi muda untuk menjauh narkoba, sebab sebagai seorang pecinta olahraga balap motor membutuhkan fisik dan tubuh yang kuat.

"Jangan harap berprestasi jika tubuh tidak kuat. Karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Prestasi yes narkoba no," tegasnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar