Seniman Piaman gugah kepedulian sesama bantu Intan yang menderita kanker

id Brosur Forum Batajau Seni Piaman Peduli

Brosur acara Forum Batajau Seni Piaman Peduli yang menggelar aksi peduli untuk membantu biaya pengobatan Intan Kasih Kirana (14) penderita kanker tulang stadium IV di daerah itu. (ist)

Kami merasa tergerak untuk menghimpun donasi setelah mengetahui kondisi Intan yang menderita kanker tulang, dan akhir-akhir ini terpaksa dirawat di rumahnya karena keterbatasan biaya
Pariaman, (Antaranews Sumbar) - Forum Batajau Seni Piaman yang terdiri dari seniman asal Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, Sumatera Barat berencana menggelar aksi peduli untuk membantu biaya pengobatan Intan Kasih Kirana (14) penderita kanker tulang stadium IV di daerah itu.

"Aksi peduli ini direncanakan pada Sabtu dan Minggu (9-10) Februari 2019, akan menampilkan sejumlah kesenian tradisional di lima lokasi wisata di Kota Pariaman agar dapat disaksikan masyarakat," kataKetua Forum Batajau Seni Piaman, Muhammad Fadhli di Pariaman, Selasa.

Ia mengatakan aksi peduli ini merupakan respon yang bersifat spontan setelah mendengar kabar ada remaja di Padang Pariaman yang sedang berjuang melawan kanker tulang stadium IV.

Kegiatan ini sengaja digelar di sejumlah lokasi wisata agar wisatawan tidak saja dapat menikmati keindahan objek wisata di Pariaman, namun juga menonton seni tradisi dan diharapkan ikut menyumbang untuk Intan.

"Kami merasa tergerak untuk menghimpun donasi setelah mengetahui kondisi Intan yang menderita kanker tulang, dan akhir-akhir ini terpaksa dirawat di rumahnya karena keterbatasan biaya," kata dia.

Kelompok seniman merasa harus berbuat sesuatu melalui keterampilan seni yang dimiliki untuk menggerakan kepedulian sesama ikut membantu penyembuhan Intan yang berasal dari Nagari Bisati Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman.

Pihaknya sudah bersepakat semua donasi yang terkumpul nantinya 100 persen akan disalurkan kepada keluarga Intan, sedangkan untuk operasional penampilan seni tradisi ini akan dibebankan kepada anggota masing-masing.

Koordinator Pelaksana Forum Batajau Seni Piaman Peduli, Ribut Anton Sujarwo mengatakan meskipun kegiatan ini dijawalkan pada Sabtu dan Minggu, namun sumbangan dari berbagai pihak sudah mulai mengalir.

"Hingga hari ini dana yang sudah terkumpul untuk Intan mencapai Rp2 juta diharapkan akan terus bertambah," harapnya.

Intan Kasih Kirana (tengah) mencoba berkomunikasi dengan ibunya (kanan). (ANTARA SUMBAR/Aadiaat MS)


Sementara salah seorang keluarga Intan, Anas mengaku sangat bersyukur atas adanya perhatian dari sejumlah pihak untuk membantu kesembuhan Intan.

"Kami sangat berterima kasih karena bantuan baik materil dan moril ini sangat membantu untuk kesembuhan intan," katanya.

Sebelumnya Intan Kasih Kirana remaja usia 14 tahun menderita kanker tulang stadium IV terpaksa dirawat di rumahnya diNagari Bisati Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariamankarena terkendala biaya.

Ayah Intan, Joni Indra mengatakan sudah pernah merawat Intan selama tiga bulan dan sekali kemoterapi di RSUP M. Djamil Padang yang biayanya dari Jaminan Kesehatan Nasional.

Namun pihaknya tidak sanggup melihat kondisi anaknya pascakemoterapi dan besarnya biaya keluarga yang harus bolak-balik menemani anaknya ke Kota Padang.

Akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk merawat Intan di rumah dan tidak melanjutkan kemoterapi ke dua yang seharusnya dilaksanakan awal Januari 2019. (*)

Baca juga: Wabup Padang Pariaman minta pihak keluarga izinkan Intan Kasih Kirana dirawat di rumah sakit

Baca juga: Intan Kasih Kirana peroleh bantuan biaya pengobatan dari Alumni SMPN-1 Sungai Sariak Padang Pariaman
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar