Jaringan rusak, distribusi air PDAM Tirta Antokan ke ribuan pelanggan terganggu

id Endri Melson

Direktur PDAM Tirta Antokan Kabupaten Agam, Endri Melson sedang meninjau anggota serang memperbaiki jaringan yang bocor di Simpang Batukambiang, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, Rabu (16/1). (Antara Sumbar/Yusrizal)

Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) - Jaringan pipa utama milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Antokan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengalami kebocoran yang menyebabkan distribusi air ke ribuan pelanggan di Kecamatan Lubukbasung terganggu sejak Selasa (15/1).

Direktur PDAM Tirta Antokan Agam, Endri Melson di Lubukbasung, Rabu, mengatakan jaringan yang bocor itu berada di Simpang Batu Kambiang, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung.

"Jaringan ini bocor akibat faktor usia yang sudah lama, karena jaringan itu dipasang semenjak tahun 1990," katanya.

Saat ini, tambahnya, PDAM Tirta Antokan telah menurunkan tim teknis dalam memperbaiki jaringan itu.

Perbaikan itu telah dimulai semenjak Selasa (15/1) dan berharap selesai pada Rabu (16/1).

"Kita mengusahakan jaringan itu selesai diperbaiki hari ini, sehingga air bisa mengalir ke pelanggan. Kita meminta maaf kepada pelanggan akibat ada gangguan itu," katanya.

Ia menambahkan jumlah sambungan di Kecamatan Lubukbasung sebanyak 7.500 pelanggan.

Sumber air berasal dari Silayang, Arikia, Banda Usang, Gungun dan Silasuang.

Salah seorang warga Lubukbasung, Afrida (34) berharap perbaikan jaringan itu bisa selesai hari ini, sehingga air bisa mengalir ke rumahnya.

Air PDAM merupakan sumber utama kebutuhan warga, karena Lubukbasung merupakan daerah ketinggian dan tidak bisa membuat sumur di rumah.

"Saat ini air sudah kosong di bak penampungan di rumah, dan saya terpaksa memanfaatkan air hujan untuk mencuci," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar