Wako Solok: kawasan agrowisata Payo hasil tangan-tangan terampil

id Zul Elfian

Wali Kota Solok, Zul Elfian. (ANTARA SUMBAR/Tri Asmaini)

Solok, (Antaranews Sumbar) - Wali Kota Solok, Sumatera Barat, Zul Elfian menyatakan pengembangan kawasan agrowisata Payo merupakan hasil tangan-tangan terampil dari peneliti Balitbangtan Kementerian Pertanian melalui BPTP Sumatera Barat, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Balai PenelitianTanaman Hias, dan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Biofarmaka.

"Selain itu juga dibantu Balai Penelitian Tanaman Industri serta Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian yang telah menyusun grand Design Tata Kelola Pertanian sesuai dengan kemampuan dan daya dukung lahan di daerah Payo," kata dia di Solok, Kamis.

Karena itu atas nama pemerintah Kota Solok ia mengucapkan terima kasih tidak terhingga kepada Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang telah bekerja sama dengan Pemkot Solok dalam mengembangkan kawasan agrowisata itu.

Sebelumnya telah diadakan peluncuran kawasan agrowisata Payo yang dihadiri Dirjen Tanaman Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi yang juga mencanangkan Kawasan Kampung Duren di Tanjung Paku Kota Solok seluas 6 hektare dengan berbagai jenis durian unggul yang dihasilkan oleh Balitbangtan.

Peluncuran ini ditandai dengan pelepasan balon ke udara, pemotongan bunga krisan dan penanaman 350 batang bibit durian unggul yang dihasilkan oleh BPTP Sumbar dan Balitbutropika.

Pada kesempatan itu Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian meminta Pemerintah Kota Solok agar mengembangkan Kawasan Agrowisata Dusun Payo, Kelurahan Tanah Garam secara khusus, berbeda dengan daerah lain untuk menarik wisatawan.

Ia menjelaskan esensi pengembangan kawasan agrowisata mendorong terciptanya sistem agribisnis yang mengkonsolidasikan semua segmen usaha secara vertikal maupun horizontal berbasis kelembagaan dan unggulan daerah.

"Jadi, perpaduan yang serasi antara keindahan alam dengan tata kelola pertanian yang sarat inovasi akan menjadi daya tarik kawasan agrowisata Payo Kota Solok," ujarnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar