UNP gelar konferensi internasional bidang ekonomi

id Rektor UNP Prof Ganefri,UNP gelar koferensi bidang ekonomi

Rektor UNP Prof Ganefri membuka konferensi internasional PICEEBA di Fakultas Ekonomi UNP, Senin (2/7). (Antara Sumbar / Mario Sofia Nasution)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat menggelar konferensi internasional bidang ekonomi pada Senin.

Rektor UNP Prof Ganefri di Padang, Senin mengatakan konferensi internasional ini merupakan ajang untuk menyampaikan hasil penelitian dan riset para dosen kepada masyarakat dalam bidang ekonomi, bisnis dan akuntansi.

"Perguruan tinggi memiliki tugaa pokok untuk menyebarkan ilmu pengetahuan dan itu yang saat ini kami lakukan," kata dia.

Menurut dia dalam hal ini Fakultas Ekonomi terus berupaya menemukan ilmu pengetahuan baru melalui riset yang mereka berikan. Apabila dosen mereka rajin melakukan riset akan berdampak langsung pada mahasiswa karena mereka mendapatkan ilmu yang baru.

Perbedaan seorang dosen dengan guru adalah dosen punya kewajiban mengembangkan ilmu pengetahuan. Melalui konferensi ini dirinya ingin menumbuhkan budaya baru univeristas tersebut yakni budaya riset.

"Dosen dalam mengajar tidak lagi terpaku pada buku terbitan lama dan mereka mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah ada dan ini akan kita budayakan," kaya dia

Ia mengatakan konferensi ini adalah konferensi internasional keenam yang dilaksanakan UNP. Pihaknya menargetkan pada 2018 ada 18 konferensi internasional yang dilakukan dan setiap fakultas wajib melakukannya minimal dua kali dalam satu tahun.

Dalam konferensi ini diberi nama PICEBA yang berarti Padang International Confrence On Education, Economics, Bussines and Acounting.

Empat pembicara dalam PICEBA ini adalah Dr Shabbir Dastgir dari University of Huddersfield United Kingdom, Dr Ahmed Ferdous dari Deakin University Australia, Prof Nor Aishah Buang dari University Kebangsaan Malaysia dan Prof Mawardi Effendi dari Universitas Negeri Padang. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar