Jalur alternatif Padang-Bukittinggi via Malalak masih sepi pemudik

id Jalan Padang-Bukittinggi

Jalan utama Padang-Bukittinggi ramai lancar. (Antara Sumbar/Novia Harlina)

Jalur utama Padang-Bukittinggi sudah mulai ramai namun arus lalu lintas masih lancar
Padang, (Antaranews Sumbar) - Memasuki H-4 Lebaran 1439 Hijriah, jalur Padang-Bukittinggi via jalan alternatif Malalak masih tampak sepi dari aktivitas mudik.

Berdasarkan pantauan di Malalak Kabupaten Agam, Senin, jalur alternatif tersebut tidak banyak dilewati kendaraan terutama roda empat dan belum ada peningkatan aktivitas dibanding hari biasa.

"Ia belum ramai, mungkin dua hari menjelang Lebaran arus lalu lintas di sini baru meningkat," kata salah seorang warga Malalak, Agustin (26).

Jalur alternatif Malalak dapat menjadi pilihan pemudik agar terhindar dari kemacetan di jalur utama, seperti di kawasan Silaing, Pasar Koto Baru, dan Padang Luar.

Selain sepi, kondisi jalannya cukup bagus dan pengendara juga akan disuguhkan pemandangan alam yang masih alami dan asri. Kemudian pemudik juga dapat berhenti di panorama Malalak untuk melepas penat.

Sementara di jalur utama, jumlah kendaraan menjelang Lebaran kondisinya ramai lancar, hanya terdapat antrean kendaraan di beberapa titik seperti Pasar Lubuk Alung dan Pasar Sicincin karena aktivitas masyarakat yang cukup ramai.

"Jalur utama Padang-Bukittinggi sudah mulai ramai namun arus lalu lintas masih lancar," kata salah seorang pengendara, Afandi.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat, Amran menyarankan pemudik saat Lebaran 1439 hijriah menggunakan jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan.

"Titik kemacetan tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya, namun pengendara juga bisa memilih jalur alternatif agar terhindar dari macet," katanya.

Ia menyebutkan jalur alternatif itu di antaranya pemudik dari Padang menuju Bukittinggi yang ingin menghindari kemacetan di Pasar Lubuk Alung dapat melewati jalur alternatif bisa melewati Simpang Mapolsek Bandara Minangkabau-Simpang Ketaping-Pariaman.

Pemudik juga bisa melewati jalur alternatif Sicincin-Malalak untuk menuju Kota Bukittinggi. Kemudian agar terhindar dari kemacetan di jalur utama, seperti di kawasan Silaing, Pasar Koto Baru, dan Padang Luar dapat melewati jalur alternatif Sicincin-Malalak. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar