PPKNI Padang sosialisasikan risiko penularan hepatitis

id ppkni

Sosialisasi risiko penularan hepatitis kepada Persatuan Perempuan Korban Narkotika psikotropika dan zat terlarang Indonesia (PPKNI) di Padang, Sabtu (21/4). Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi. (v)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Persatuan Perempuan Korban Narkotika psikotropika dan zat terlarang Indonesia (PPKNI) Padang bekerja sama dengan LSM Komunitas Korban Napza (Taskon) Padang menggelar sosialisasi risiko penularan penyakit hepatitis kepada mantan pengguna narkoba.

"Selain HIV para pengguna narkoba juga berisiko tertular hepatitis, oleh sebab itu para mantan pengguna dibekali pengetahuan agar bisa turut serta menyosialisasikan kepada lingkungannya," kata Vocal Poin PPKNI Padang Evi Afrianti di Padang, Sabtu.

Menurut dia dengan PPKNI para perempuan mantan pengguna narkoba merasa punya satu wadah untuk saling menguatkan dan berdiskusi.

"Jadi di lingkungan mereka bisa saling berbagi informasi tentang cara-cara penularan hepatitis," kata dia.

"Untuk saat ini di Padang ada 25 orang anggota dan akan dirangkul yang lain," katanya.

Ia menyampaikan para pengguna narkoba rentan terkena penyakit infeksi menular seperti HIV, hepatitis C.

Apalagi banyak yang belum tahu soal hepatitis dan biaya pengobatan lumayan besar namun belum tentu sembuh, kata dia.

Selain itu obat untuk hepatitis lumayan mahal sehingga perlu dilakukan antisipasi sejak awal agar tidak melakukan perilaku yang berisiko menularkan.

Pewarta :
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar