Unand Upayakan Hasil Penelitian Jadi Produk Bermanfaat Melalui Konferensi Nasional

id konferensi penelitian

Kegiatan Konferensi Internasional Klasterisasi dan Hilirisasi Penelitian ketiga Unand 2017, di Padang, Senin (20/11). (Antara Sumbar/MR Denya Utama)

Padang, (Antara Sumbar) - Universitas Andalas (Unand) Padang, Sumbar mengupayakan penelitian dosen/mahasiswa dapat dihilirisasi atau dijadikan produk bermanfaat bagi masyarakat dan industri melalui pengadaan konferensi nasional pada 20 hingga 25 November 2017.

"Dengan menggelar Konferensi nasional klasterisasi dan hilirisasi hari ini diharapkan penelitian serta pengabdian masyarakat dosen Unand dapat dijadikan acuan masyarakat," kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unand Dr Uyung Gatot S Dinata di Padang, Senin.

Dia menyebutkan dalam konferensi ini akan dibahas 12 kelompok topik yakni ketahanan pangan, obat berbahan alam, gizi dan kesehatan, inovasi sains, inovasi teknologi dan industri, mitigasi bencana, ekonomi dan sumber daya manusia, pengembangan karakter bangsa, hukum dan politik, masyarakat sipil, pengabdian kepada masyarakat, dan Komersialisasi produk.

Kesemua kelompok penelitian itu akan diseminarkan dan dipresentasikan kemudian dilakukan klasterisasi.

Tujuannya untuk mengenalkan hasil penelitian dosen atau mahasiswa Unand sekaligus meningkatkan klaster penelitian secara internasional.

Sejauh ini kata dia dosen di Unand masih perlu meningkatkan intensitas publikasi ilmiah internasional terutama berindeks scopus.

Sebagai gambaran tahun lalu ada 850 makalah yang dipresentasikan hanya 300 makalah yang terindeks scopus.

Kemudian dari 300 itu yang sudah memiliki paten dan terkomersialisasi belum banyak.

"Diharapkan konferensi ini di masa depan bisa membangkitkan peluang produk penelitian teraplikasi lebih banyak ke masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Ketua penyelenggaraan kegiatan Dr Elita Amrina menyebutkan pada kegiatan konferensi ketiga ini sebanyak 850 makalah dipresentasikan.

Pada kali ini mengambil tema "Hasil Riset untuk Pembangunan, Khazanah Ipteks dan Reputasi Perguruan Tinggi/Institusi".

Dalam kegiatannya setiap hari menghadirkan seminar dengan pembicara kunci dari berbagai pakar disiplin ilmu.

Kemudian pada sore harinya dievaluasi pembicara terbaik dan penampil hasil penelitian terbaik.

Nantinya di akhir konferensi akan, semua penelitian berpotensi teraplikasi akan dikumpulkan dan diinformasikan kepada publik. (*)


Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar