Pemkab Solok Selatan Bongkar Bangunan Lama Pasar Muaralabuh

id pasar muaralabuh

Pemkab Solok Selatan Bongkar Bangunan Lama Pasar Muaralabuh

Ilustrasi pasar. (Antara)

Padang Aro, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mulai melakukan pembongkaran bangunan pasar lama Muaralabuh untuk pembangunan gedung baru yang lebih representatif dan higienis melalui dana Tugas Pembantuan (TP).

"Setelah pembongkaran selesai akan langsung masuk ke tahap pembangunan, agar pasar ini cepat selesai dan bisa digunakan masyarakat," kata Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Solok Selatan, Yeni Efrianti di Padang Aro, Selasa.

Dia menjelaskan, proses pengerjaan pasar Muaralabuh terlambat dari yang direncanakan karena Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari kementerian terlambat.

Proses tender kata dia, sudah lama selesai tetapi karena DIPA terlambat maka pengerjaannya baru bisa dimulai sekarang.

"Saat menandatangani kontrak dengan rekanan sudah kita sampaikan sesuai petunjuk dari Kementerian Perdagangan jadi tidak ada masalah," ujarnya.

Bangunan yang dibongkar ada empat kios yang berisikan 73 pedagang kain dan sepatu.

Saat ini pedagang yang terkena penggusuran direlokasi ke tempat sementara sampai bangunan selesai.

Pedagang pasar sudah bisa menerima kondisi ini sebab mereka nantinya akan mendapatkan tempat yang lebih baik lagi.

"Sebelum pembongkaran kita sudah lakukan sosialisasi kepada pedagang sehingga saat relokasi semua berjalan aman dan lancar tanpa protes dari pedagang," ujarnya.

Pembanguan pasar Muaralabuh merupakan bantuan dari Kementerian Perdagangan tahun 2017 melalui dana TP sebesar Rp6 miliar.

Dana TP hanya untuk pembangunan Pasar Muaralabuh semuanya, karena dananya tidak bisa dibagi.

Sebelumnya Anggota DPRD Solok Selatan Raymond mengatakan setelah selesai pembangunan Pasar Muaralabuh melalui dana TP, semua lapak liar yang ada di sekitarnya harus dibongkar.

"Lapak liar membuat pasar jadi semrawut sehingga harus ditertibkan. Kita harus menciptakan kenyamanan di pasar sehingga pengunjung betah," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.